news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Atlet anggar Indonesia, Aldo Pratama Arjoni.
Sumber :
  • NOC Indonesia / Naif Muhammad Al as

Tembus 32 Besar Asian Games 2026, Aldo Pratama Dapat Pelajaran Berharga Setelah Lawan Juara Olimpiade

Tampil di nomor men’s foil individual, Aldo yang menjadi satu-satunya wakil putra Indonesia di cabang olahraga fencing tersebut berhasil melaju hingga babak 32 besar sebelum dihentikan wakil tuan rumah Jepang, Kyousuke Matsuyama.
Selasa, 22 September 2026 - 16:37 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Atlet anggar Indonesia, Aldo Pratama Arjoni meraih pengalaman berharga setelah tampil di Asian Games 2026. 

Tampil di nomor men’s foil individual, Aldo yang menjadi satu-satunya wakil putra Indonesia di cabang olahraga fencing tersebut berhasil melaju hingga babak 32 besar sebelum dihentikan wakil tuan rumah Jepang, Kyousuke Matsuyama.

Bertanding di Aichi Sky Expo, Selasa (22/9/2026), Aldo harus mengakui keunggulan Matsuyama dengan skor 4-15. 

Hasil tersebut membuat langkah Aldo terhenti, tetapi pertandingan itu menjadi kesempatan penting untuk mengukur kemampuan saat berhadapan langsung dengan atlet berpengalaman di level internasional.

Matsuyama bukan lawan sembarangan karena merupakan bagian dari tim Jepang yang meraih medali emas beregu pada Olimpiade Paris 2024. Aldo pun menilai Asian Games menjadi gambaran nyata mengenai standar permainan anggar di level tertinggi.

“Asian Games menggambarkan bagaimana anggar kelas dunia itu. Di level Olimpiade dan World Cup pun, yang menguasai benua Asia seperti Jepang, Korea, Hong Kong,” ujar Aldo.

Sebelum bertemu Matsuyama, Aldo menempati peringkat ke-28 dari 36 peserta pada fase pool dengan catatan satu kemenangan dan empat kekalahan. Ia kemudian mendapatkan tiket ke fase eliminasi dan mampu bersaing hingga babak 32 besar.

Aldo mengakui terdapat perbedaan pengalaman dan kecepatan permainan ketika menghadapi atlet papan atas seperti Matsuyama. Meski begitu, ia merasa masih mampu memberikan perlawanan dan menikmati pertandingan tersebut.

“Pengalamannya dari segi permainan memang berbeda, tapi saya bisa bermain dan membuat dia cukup kesulitan untuk mendapatkan poin. Saya juga bisa menikmati permainannya,” kata Aldo.

Ia juga mengevaluasi penampilannya sejak fase pool, terutama terkait fleksibilitas dan konsistensi permainan. 

“Di babak pool round aku merasa agak kaku sedikit, nggak fleksibel. Ada beberapa mistake di pool. Tapi aku bisa memenangkan satu pertandingan di pool round, jadi aku bisa lolos ke babak 32 besar,” ujarnya.

Bagi Aldo, pengalaman di Asian Games 2026 tidak berhenti pada hasil akhir pertandingan. Ia justru membawa pulang pelajaran dari cara atlet papan atas Asia bertanding sebagai modal untuk meningkatkan level permainan.

“Saya banyak banget mengambil detail-detail cara juara dunia bermain di dalam permainan. Speed mereka pastinya beda level sama kita. Semoga ke depannya saya bisa terus stay untuk mencapai level mereka,” tutur Aldo.

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:32
01:11
02:32
01:23
02:47
08:29

Viral