- NOC Indonesia / Mochammad Rifqi Priyadiansah
Meski Gagal Bawa Pulang Medali Asian Games 2026, Odekta Naibaho Lampaui Catatan Waktu saat Hattrick Emas SEA Games
tvOnenews.com - Pelari Indonesia yang turun di cabor Atletik nomor Marathon Putri yakni Odekta Naibaho dipastikan gagal membawa pulang medali Asian Games 2026.
Pasalnya, peraih medali emas SEA Games tiga edisi beruntun itu harus puas finis di peringkat ke-9 pada babak final Marathon Putra.
Berlangsung di Nagoya City Mizuho Park Athletic Stadium, Jepang, Sabtu (26/9/2026) Odekta finis dengan catatan waktu 2 jam 35 menit 24 detik.
- NOC Indonesia / Mochammad Rifqi Priyadiansah
Catatan waktu itu terpaut 7 menit 53 detik dari pelari Bahrain, Shitaye Habte yang menyebut medali emas.
Meski begitu, pencapaian Odekta di Asian Games 2026 ini ternyata melampaui catatan waktunya saat hattrick medali emas di SEA Games.
Pada SEA Games 2021, Odekta berlari dengan waktu tempuh 2 jam 55 menit 27 detik, lalu 2 jam 48 menit 14 detik pada SEA Games 2023 dan 2 jam 43 menit 13 detik dalam SEA Games 2025.
Odekta juga memperbaiki torehan waktu lari yang dibuatnya pada maraton putri Asian Games 2022.
Saat itu, Odekta berhasil mengakhiri lomba dengan catatan waktu 2 jam 37 menit 51 detik dan menduduki peringkat 10.
- NOC Indonesia / Mochammad Rifqi Priyadiansah
Namun, catatan di Asian games ini belum bisa melewati rekor pribadi yang juga rekor nasional marathon putri, yaitu dua jam 31 menit 34 detik.
Di sisi lain, medali emas direbut atlet Bahrain Shitaye Habte dengan torehan 2 jam 27 menit 31 detik.
Lalu medali perak digondol pelari China Cirencuomu yang mengukir catatan waktu 2 jam 27 menit 43 detik.
Terakhir medali perunggu berhasil diamankan pelari tuan rumah Jepang Mikuni Yada yang mencatatkan waktu 2 jam 27 menit 56 detik.
(akg)