news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Atlet Panahan Indonesia, Nurisa Dian Ashrifah, di Asian Games 2026.
Sumber :
  • AINAGOC

Bawa Indonesia Melampaui Target Medali Emas di Asian Games 2026, Nurisa Dian Ashrifah Beberkan Kunci Kemenangan

Wakil Indonesia di cabor panahan nomor compound tunggal putri, Nurisa Dian Ashrifah, berhasil menyumbang medali emas kelima untuk Indonesia di Asian Games 2026.
Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:23 WIB
Editor :

tvOnenews.com - Wakil Indonesia di cabang olahraga panahan nomor compound tunggal putri, Nurisa Dian Ashrifah, berhasil menyumbang medali emas kelima untuk Indonesia di Asian Games 2026.

Nurisa yang akrab disapa Hani berhasil meraih medali emas setelah menjadi yang terbaik di babak final compound tunggal putri yang berlangsung di Okazaki Chuo Sogo Park Multipurpose, Aichi, Jepang, Kamis (1/10/2026).

Di babak final, Hani berhasil mengalahkan wakil Filipina, Amaya Amparo Cojuangco, dengan skor tipis 139-137.

Atlet Panahan Indonesia, Nurisa Dian Ashrifah, di Asian Games 2026
Sumber :
  • AINAGOC

Skor tersebut sudah cukup untuk memastikan Hani membawa pulang medali emas Asian Games 2026.

Catatan itu juga membuat Tim Indonesia berhasil melampaui target medali emas pada gelaran Asian Games 2026 ini.

Pasalnya, sumbangan emas dari Nurisa Dian Ashrifah menjadi yang kelima untuk Indonesia yang menargetkan empat medali emas pada Asian Games 2026 ini.

Tak hanya itu, keberhasilan itu juga menjadi medali emas pertama Indonesia pada cabang olahraga panahan sepanjang sejarah Asian Games.

Dibalik seluruh catatan impresif tersebut, Hani mengungkapkan jika dirinya sebenarnya tidak berekspektasi apapun pada babak final Asian Games 2026 ini.

"Dari awal saya tidak berekspektasi. Yang penting enak nembaknya," kata Hani.

Kisah medali emas Hani bermula dari langkah yang jauh dari kata mulus. Pada babak kualifikasi, pemanah asal Semarang itu hanya menempati peringkat kedelapan dengan 701 poin.

Alih-alih menjadikan posisi tersebut sebagai beban, Hani memilih menjalani pertandingan satu demi satu dan membiarkan hasil mengikuti prosesnya.

"Sebenarnya dari kualifikasi saya cuma mencoba untuk menembak dengan nyaman. Hasilnya mengikuti. Ternyata di sesi kedua saya bisa menaikkan skor dan akhirnya peringkat delapan," ujarnya.

Atlet Panahan Indonesia, Nurisa Dian Ashrifah, di Asian Games 2026
Sumber :
  • AINAGOC

Lawan pertama Hani adalah wakil India, Chikitha Taniparthi, yang sebelumnya telah meraih dua medali emas dari nomor beregu putri dan mixed team Asian Games 2026.

Pada laga ini, Hani mengaku beruntung karena menggunakan topi mengingat pertandingan di bawah matahari pagi yang tepat berada di depan arah tembak.

Siapa sangka keputusan itu pun sangat membantu Hani bisa mengarahkan tembakan ke sasaran yang tepat dan menang atas wakil India, Chikitha Taniparthi.

Pada pertandingan selanjutnya, Hani menghadapi wakil Korea Selatan di babak semifinal, Oh Yoohyun yang sebelumnya tampil konsisten dengan catatan perfect score.

"Dia (Oh Yoohyun) kemarin mainnya bagus, perfect score terus. Jadi saya tidak berekspektasi. Ya sudah, nembak saja," tutur Hani.

"Saya benar-benar nggak kebayang sampai final. Yang penting dari awal saya nembak bagus saja. Iya, ini semesta sepertinya mendukung. Pas saya nembah anginnya nggak terlalu kencang, tapi pas Filipina nembak, lumayan kencang," ujar Hani.

Bagi Hani kemenangan di babak final dan meraih medali emas Asian Games 2026 ini benar-benar diluar dugaannya.

"Ini plot twist banget dalam hidup saya. Saya lawan India dan Korea yang sudah menguasai panahan dan atlet top. Ternyata saya bisa," ucapnya.

Hani pun mempersembahkan kemenangan ini untuk orang tuanya dan berniat untuk mewujudkan impian sang ibunda.

"Jelas untuk ibunda tercinta. Pesan dari ibu cuma bilang kalau bonus dapat Rp3 miliar, ibu bisa umrah. Saya ingin mewujudkan harapan ibu,” kata Hani.

Setelah emas di Asian Games 2026 ini, Hani menyebut Olimpiade 2028 sebagai target berikutnya.

"Goal saya memang main di Olimpiade," tutup Hani.

(akg)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral