- Instagram @hdecvolleyballteam
5 Aturan Baru V-League 2026/2027 Resmi Diterapkan, Megawati Hangestri Harus Waspadai Perubahan Ini
tvOnenews.com - V-League 2026/2027 akan memasuki musim baru dengan sejumlah perubahan aturan pertandingan. Apa dampaknya bagi Megawati Hangestri?
Federasi Bola Voli Korea (KOVO) mulai memperkenalkan regulasi tersebut melalui Turnamen Bola Voli Profesional Piala NH Nonghyup Yeosu 2026 yang berlangsung 11-25 Oktober.
Kompetisi pramusim tersebut menjadi kesempatan bagi para pemain dan tim untuk beradaptasi sebelum memasuki liga reguler. Perubahan aturan juga menjadi salah satu perhatian utama karena KOVO melakukan penyesuaian dengan pedoman Federasi Bola Voli Internasional (FIVB).
- Tangkapan layar Youtube Hyundai E&C Hillstate
Megawati Hangestri Pertiwi menjadi salah satu pemain yang akan merasakan penerapan regulasi tersebut. Pevoli Indonesia itu kini memperkuat Suwon Hyundai Hillstate setelah sebelumnya menjalani dua musim bersama Jung Kwan Jang Red Sparks.
Lantas, apa saja perubahan aturan yang akan diterapkan?
1. Bola Menyentuh Garis Kini Dinyatakan Masuk
Perubahan pertama berkaitan dengan keputusan bola masuk atau keluar ketika dilakukan peninjauan melalui video.
Sebelumnya, keputusan dapat mempertimbangkan apakah garis bagian dalam masih terlihat ketika bola berada dalam kondisi kontak paling tertekan dengan permukaan lapangan.
Kini kriterianya dibuat lebih sederhana. Apabila bola menyentuh garis walaupun hanya satu kali ketika bersentuhan dengan lantai, bola akan dinyatakan masuk.
Perubahan ini tentu menarik bagi pemain dengan serangan keras seperti Megawati. Setiap serangan yang mengarah ke area dekat garis lapangan dapat menjadi situasi yang lebih menarik ketika dilakukan peninjauan.
- Instagram @red__sparks
2. Tidak Semua Sentuhan Net Jadi Pelanggaran
Aturan mengenai sentuhan net juga mengalami perubahan.
Mulai musim baru, sentuhan net tidak otomatis dianggap sebagai pelanggaran. Wasit akan melihat apakah sentuhan tersebut berkaitan langsung dengan tindakan pemain dalam permainan.
Aksi seperti melompat, memukul atau mencoba memainkan bola, mendarat, maupun melakukan persiapan untuk aksi berikutnya menjadi bagian yang diperhatikan dalam menentukan pelanggaran.
Penyesuaian ini diharapkan membuat keputusan wasit lebih jelas sekaligus menyesuaikan standar pertandingan dengan regulasi FIVB.
3. Penilaian Catch Ball Diperjelas
KOVO juga memperjelas kriteria untuk pelanggaran catch ball.
Tindakan menangkap atau menarik bola menggunakan telapak tangan maupun mengubah arah bola secara tidak wajar akan diperiksa dengan lebih jelas.
Bagi pemain yang mengandalkan variasi serangan dan sentuhan bola dalam situasi tertentu, perubahan kriteria ini membuat kontrol bola menjadi semakin penting.
- Instagram @red__sparks
4. Patokan Kesalahan Posisi Diubah
Perubahan berikutnya berkaitan dengan kesalahan posisi tim penerima servis.
KOVO mengubah patokan waktunya menjadi ketika tim yang melakukan servis memulai gerakan servis.
Dengan aturan yang lebih spesifik tersebut, pemain harus lebih disiplin memperhatikan posisi sebelum lawan melakukan servis.
Perubahan ini juga membuat koordinasi antarpemain menjadi bagian penting dari persiapan pertandingan.
5. Pergantian Sisi Lapangan Berubah
Perubahan terakhir berkaitan dengan pergantian sisi lapangan. Jika sebelumnya tim berganti sisi setelah setiap set, mulai musim baru pergantian dilakukan setelah set kedua selesai.
KOVO menerapkan perubahan ini untuk menjaga kesinambungan alur pertandingan.
Bagi Hyundai Hillstate, perubahan tersebut menjadi bagian lain yang harus segera dipahami seluruh pemain, termasuk Megawati yang baru bergabung dengan klub.
- YouTube/Hyundai E&C Hillstate
Lima perubahan tersebut akan mulai menjadi bagian dari pengalaman Megawati bersama Hyundai Hillstate pada musim 2026/2027.
Megawati sendiri datang ke Hyundai setelah menjalani dua musim di V-League bersama Red Sparks. Selama periode tersebut, ia mencatatkan 1.538 poin dengan tingkat keberhasilan serangan 46,01 persen.
Kini tantangannya berbeda. Selain harus beradaptasi dengan rekan setim dan sistem permainan baru, Megawati juga perlu memahami regulasi yang mengalami sejumlah perubahan.
Turnamen Piala NH Nonghyup Yeosu 2026 menjadi kesempatan bagi Hyundai Hillstate untuk menguji komposisi pemain sekaligus melihat bagaimana para pemain beradaptasi dengan aturan baru.
Bagi Megawati, ajang tersebut juga dapat menjadi pengalaman awal menghadapi perubahan regulasi sebelum kompetisi reguler berlangsung. (asl)