- Instagram @red__sparks
Vanja Bukilic dan Yeum Hye-seon Kirim Sinyal Perang ke Megawati Hangestri, Punya Siasat untuk Ganggu Konsentrasi Mega
tvOnenews.com - Vanja Bukilic bakal menghadapi situasi berbeda pada V-League 2026/2027. Jika sebelumnya menjadi rekan setim Megawati Hangestri di Red Sparks, kini pemain asal Serbia tersebut justru harus berhadapan langsung dengan Megatron sebagai lawan.
Bukilic kembali ke Jung Kwan Jang setelah sempat meninggalkan Korea Selatan untuk melanjutkan karier di Italia.
Di sisi lain, Megawati juga kembali ke V-League setelah menjalani satu musim di Indonesia.
- KOVO
Namun, Mega tidak lagi mengenakan seragam Jung Kwan Jang. Opposite asal Indonesia itu kini menjadi bagian dari Hyundai Hillstate sehingga pertemuan keduanya dipastikan menjadi salah satu duel menarik pada musim baru.
Media Korea, News1, turut menyoroti perubahan situasi tersebut. Bukilic bahkan memberikan pernyataan bernada candaan sekaligus menunjukkan bahwa dirinya sudah siap menghadapi mantan partnernya di lini serang.
Mega dan Bukilic sebelumnya menjadi bagian penting dari perjalanan Jung Kwan Jang pada musim 2024/2025. Kala itu, keduanya membentuk salah satu duet serangan yang diperhitungkan di V-League.
Menariknya, posisi asli Bukilic sebenarnya sama dengan Mega, yakni opposite hitter. Namun, Bukilic kemudian menjalani transisi menjadi outside hitter agar bisa berada di lapangan bersama Mega.
- KOVO
Kombinasi tersebut berjalan baik. Jung Kwan Jang berhasil mencapai final kejuaraan dan finis sebagai runner-up setelah pertarungan sengit hingga pertandingan kelima melawan Heungkuk Life.
Setelah musim tersebut berakhir, keduanya mengambil jalan masing-masing. Bukilic melanjutkan karier di Italia, sementara Mega kembali ke Indonesia untuk memperkuat klub di kompetisi domestik.
Musim berikutnya menjadi periode sulit bagi Jung Kwan Jang. Tanpa dua pemain tersebut, tim harus menerima kenyataan finis di posisi terakhir.
Kini Bukilic telah kembali dan berusaha membawa mantan klubnya bangkit. Di saat bersamaan, Mega juga kembali ke Korea, tetapi sebagai pemain Hyundai Hillstate.
Pertemuan dengan Mega ternyata tidak membuat Bukilic gentar. Sebaliknya, ia justru melihat kedekatan dan pemahaman mereka sebagai sesuatu yang bisa membuat duel semakin menarik.
"Saya dan Mega saling mengenal dengan baik. Jika kita bisa mengalihkan perhatiannya, kita punya peluang," ujar Bukilic seperti dikutip News1.
- Kolase tvOnenews.com / Instagram/hdecvolleyballteam / KOVO
Bukilic bahkan menyampaikan rencana dengan nada bercanda untuk membuat Mega kehilangan konsentrasi ketika kedua tim bertemu.
"Saya harus bermain-main di tengah untuk mengalihkan perhatian mereka. Jika saya memblokir, saya akan menggoda mereka," katanya.
Yeom Hye-seon, yang juga pernah menjadi rekan setim Mega di Jung Kwan Jang, turut menegaskan hal serupa. Setter veteran tersebut memahami kualitas serangan Mega dan sadar bahwa menghentikan pemain Indonesia itu membutuhkan pertahanan yang solid.
"Saya mungkin tidak bisa memblokir serangan Mega, tetapi saya harus menghentikannya dengan pertahanan," kata Yeom.
Ia juga menegaskan bahwa Mega tetap merupakan teman dekatnya. Namun, ketika pertandingan dimulai, Yeom bersama Bukilic akan berusaha membawa Jung Kwan Jang meraih kemenangan.
"Dia adalah teman dekat, tetapi kami harus memenangkan pertandingan apa pun yang terjadi. Karena saya di sini dan Bukilic di sini, kami akan bergabung dan mencoba untuk menang," ujarnya.
Dengan demikian, musim 2026/2027 akan menghadirkan babak baru bagi Mega dan Bukilic.
Duel tersebut pun berpotensi menjadi salah satu pertemuan yang paling menarik, mengingat keduanya sudah memahami karakter permainan masing-masing sejak pernah menjadi partner di lini serang Jung Kwan Jang. (asl)