- YouTube Hyundai E&C Hillstate
Dilibas Hi-pass di KOVO Cup, Pelatih Hillstate Malah Puji Megawati Hangestri
tvOnenews.com — Permainan Megawati Hangestri malah mendapat apresiasi dari pelatih Kang Sung-hyung meski Hyundai Hillstate gagal di laga KOVO Cup 2026.
Kang Sung-hyung berpendapat bahwa kualitas serangan Megawati Hangestri sudah cukup baik, namun chemistry dengan setter Kim Da-in yang belum berjalan.
Duel Hillstate vs Hi-pass di laga grup B KOVO Cup atau Yeosu-NH NongHyup Cup 2026 berlangsung pada Rabu sore (14/10/2026) di Yeosu Jinnam Gymnasium.
Duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson menjadi yang paling dinantikan penggemar. Akan tetapi, eksplosivitas keduanya justru berhasil diredam Hi-pass.
Sampai pada akhirnya, Hi-pass yang justru berjaya atas Hyundai Hillstate. Tidak tanggung-tanggung, skor telak 0-3 (17-25, 16-25, dan 18-25) jadi hasil.
Kekalahan atas Hi-pass di KOVO Cup 2026 membuat persiapan Hyundai Hillstate untuk agenda lebih besar yaitu V-League menjadi sorotan serius.
Puji Duet Mega-Jordan
- Instagram.com/@hdecvolleyballteam
Menanggapi fenomena itu, pelatih Hillstate Kang Sung-hyung seolah pasang badan. Kepada My Daily, ia justru apresiasi debut Mega-Jordan.
Sebagai informasi, Mega hanya bikin 14 poin saja di laga itu dengan presentase serangan sukses 35%, sedangkan Jordan Wilson cetak 15 poin dan 34,15% keberhasilan attack.
Walaupun belum tampil secara maksimal, namun pelatih Hyundai Hillstate Kang Sung-hyung tetap memberikan pujian setinggi langit kepada Mega-Jordan.
“Baik Mega maupun Jordan bermain cukup baik dalam serangan,“ kata Kang Sung-hyung kepada My Daily.
Tapi di tengah impresifnya Mega-Jordan, Hillstate justru punya masalah lain yakni kurangnya chemistry setter Kim Da-in dengan dua penyerang tersebut.
“Namun, ternyata ini adalah pertandingan di mana hal-hal yang kami khawatirkan muncul,“ jelasnya.
“Ada banyak kesalahan, dan setter Kim Da-in, Mega, dan Jordan belum sinkron,“ lanjut Kang Sung-hyung.
Kang Sung-hyung lalu berencana akan membenahi masalah ini. Apalagi, Hillstate sebelumnya hanya andalkan Middle Blocker sampai ditinggal Yang Hyo-jin musim lalu.
“Seharusnya kami memiliki blok yang lebih efektif dari pemain tengah, tetapi kami gagal melakukannya,“ ungkap Kang Sung-hyung.
“Karena ada perubahan pada pemain tengah dibandingkan musim lalu, gaya permainan tim telah berubah secara signifikan. Ini tidak hanya berlaku untuk turnamen piala ini; menjelang pembukaan musim reguler, kuncinya adalah para pemain harus cepat beradaptasi dengan perubahan gaya permainan tim,“ sambungnya.
Megawati Hangestri Belum 100%
- Hyundai Hillstate
Adapun sebelum tampil di KOVO Cup 2026, Kang Sung-hyung ternyata sempat membocorkan bagaimana kondisi Megawati Hangestri. Menurutnya, ia belum fit 100%.
Selain mepetnya faktor adaptasi, Megawati Hangestri juga masih dalam proses pemulihan setelah jalani operasi usus buntu sekitar tiga pekan lalu.
“Sudah sekitar dua minggu sejak Mega mulai berkoordinasi penuh dengan para pemain,“ kata Kang Sung-hyung.
“Sudah sekitar tiga minggu sejak dia menjalani operasi usus buntu, jadi kondisinya belum 100%,“ tambahnya.
Pada awalnya, Kang Sung-hyung ingin cadangkan Mega terlebih dahulu. Namun, kompetisi yang mepet buat dirinya urungkan rencana tersebut.
“Saya mempertimbangkan untuk menggunakan Mega sebagai pemain pengganti daripada pemain inti,“ tutur pelatih Korea Selatan ini.
“Tetapi karena pembukaan musim sudah di depan mata dan kami mungkin hanya memainkan dua pertandingan termasuk hari ini (tanggal 14) jika kami gagal mencapai semifinal di turnamen ini, saya memutuskan akan lebih baik untuk memaksimalkan waktu yang kami habiskan untuk berkoordinasi dalam pertandingan sebenarnya,“ tutupnya.