- KOVO
Beda Nasib Megawati Hangestri dan Jordan Wilson usai Hyundai Hillstate Tersingkir di KOVO Cup 2026
tvOnenews.com - Perjalanan Hyundai Hillstate di KOVO Cup 2026 harus berakhir lebih cepat setelah menelan dua kekalahan beruntun di fase grup.
Meski gagal melangkah ke semifinal, penampilan Megawati Hangestri Pertiwi justru memperlihatkan perkembangan positif, berbeda dengan rekan setimnya, Jordan Wilson, yang mendapat sorotan akibat efektivitas serangan.
Megawati menjadi salah satu pemain yang cukup menonjol di tengah hasil mengecewakan Hyundai Hillstate. Pevoli asal Indonesia itu mampu meningkatkan kontribusinya pada pertandingan kedua melawan GS Caltex.
- Instagram @hdecvolleyballteam
Dalam laga yang berlangsung di Gimnasium Jinnam, Yeosu, Jumat (16/10/2026), Megawati mencetak 15 poin dengan tingkat keberhasilan serangan mencapai 50 persen dan efisiensi serangan 35,71 persen.
Catatan tersebut meningkat dibandingkan penampilannya saat Hyundai Hillstate menghadapi Korea Expressway Corporation. Pada pertandingan itu, Mega mengoleksi 14 poin dengan tingkat keberhasilan serangan 35 persen dan efisiensi serangan 22,5 persen.
Dengan demikian, Megawati mengumpulkan total 29 poin dalam dua pertandingan Piala KOVO 2026. Statistik tersebut menjadi modal positif bagi pemain berjuluk Megatron itu untuk membangun chemistry dengan rekan-rekan barunya di Hyundai Hillstate.
Meski begitu, kontribusi Mega belum cukup untuk menyelamatkan timnya dari kekalahan.
- KOVO
Pada set ketiga melawan GS Caltex, Hyundai Hillstate sempat menyamakan kedudukan menjadi 20-20 melalui serangan Megawati. Namun, mereka gagal mempertahankan momentum dan akhirnya menyerah dengan skor 22-25.
Berbeda dengan Megawati yang menunjukkan peningkatan, Jordan Wilson justru menjadi sorotan karena belum mampu memperlihatkan efektivitas serangan sesuai harapan.
Saat menghadapi Korea Expressway Corporation, Jordan memang menjadi pencetak poin terbanyak Hyundai Hillstate dengan 15 angka.
Namun, tingkat keberhasilan serangannya hanya 34,15 persen, sementara efisiensi serangannya tercatat 17,07 persen.
Situasi belum banyak berubah ketika Hyundai Hillstate berhadapan dengan GS Caltex. Jordan mencetak 13 poin, tetapi tingkat keberhasilan serangannya hanya 30,30 persen dengan efisiensi serangan sebesar 3,03 persen.
- Hyundai Hillstate
Menurut sorotan Newspim, Jordan diharapkan bukan hanya menjadi sumber poin, melainkan juga membantu menjaga kestabilan penerimaan bola.
Meski demikian, performa Jordan masih perlu dilihat dalam konteks masa adaptasinya bersama tim baru. Dua pertandingan di turnamen pramusim belum cukup untuk menjadi gambaran mutlak kemampuannya sepanjang musim.
Newspim juga menyoroti dampak pensiunnya Yang Hyo-jin terhadap kekuatan blok dan serangan tengah Hyundai Hillstate. Sementara itu, Kim Hee-jin dan Bae Yu-na masih berusaha mengisi peran yang ditinggalkan pemain senior tersebut.
Kombinasi berbagai masalah itu membuat Hyundai Hillstate kesulitan mengembangkan permainan. Mereka kalah 0-3 dari Korea Expressway Corporation, kemudian kembali menyerah dengan skor 23-25, 15-25, dan 22-25 saat menghadapi GS Caltex.
Hasil tersebut memastikan Hyundai Hillstate tersingkir dari Piala KOVO 2026 tanpa memenangi satu set pun.
Bagi Megawati, catatan 29 poin menjadi bekal positif menjelang musim baru. Sementara itu, Jordan masih perlu meningkatkan efektivitas serangan dan kontribusinya dalam penerimaan bola.
Keduanya kini menghadapi tantangan yang sama, yakni membantu Hyundai Hillstate memperbaiki koordinasi tim sebelum kompetisi Liga Voli Korea 2026/2027 dimulai. (asl)