news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kontingen DKI Jakarta berhasil mempertahankan gelar juara umum Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur 2026.
Sumber :
  • Istimewa

‎DKI Jakarta Juara Umum Kejurnas Catur 2026 dengan Borong 17 Medali, Hardiyanto Kenneth Ungkap Kunci Sukses

Kontingen Jakarta berhasil mengungguli tuan rumah Banten yang menempati posisi kedua serta Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di peringkat ketiga.
Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:26 WIB
Editor :

‎Jakarta, tvOnenews.com - Kontingen DKI Jakarta berhasil mempertahankan gelar juara umum Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur 2026 yang berlangsung di Serang, Banten. 

Keberhasilan tersebut diraih setelah para pecatur Ibu Kota mengumpulkan total 17 medali, terdiri atas enam emas, empat perak, dan tujuh perunggu.

‎Pencapaian tersebut sekaligus memperpanjang dominasi DKI Jakarta di ajang Kejurnas Catur setelah sebelumnya meraih gelar serupa pada edisi 2025 di Mamuju, Sulawesi Barat. 

Kontingen Jakarta berhasil mengungguli tuan rumah Banten yang menempati posisi kedua serta Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di peringkat ketiga.
‎
‎Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, mengaku bangga dengan keberhasilan para atlet mempertahankan gelar juara umum.

Ia menyebut pencapaian tersebut tidak terlepas dari kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan hingga pelaksanaan pertandingan.

‎"Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, serta keluarga besar Percasi DKI Jakarta atas perjuangan dan kerja kerasnya sehingga Jakarta berhasil kembali menjadi juara umum Kejurnas Catur ke-51 Tahun 2026 di Banten," ujar Kenneth dalam keterangannya, Rabu (28/10/2026).

‎"Target yang kami canangkan sebelum keberangkatan ke Serang dapat tercapai. Raihan enam medali emas, empat medali perak, dan tujuh medali perunggu dengan total 17 medali merupakan hasil dari persiapan yang matang, disiplin, kerja sama tim, serta semangat juang para atlet yang luar biasa," beber Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDI Perjuangan itu.

‎Kenneth menegaskan bahwa keberhasilan mempertahankan gelar juara umum bukan sekadar mengenai jumlah medali maupun trofi yang berhasil dibawa pulang. 

Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan atlet catur di Jakarta terus menunjukkan perkembangan positif.

‎"Bagi saya, keberhasilan mempertahankan gelar juara umum ini bukan sekadar soal medali dan trofi, tetapi juga bukti bahwa pembinaan catur di DKI Jakarta terus berjalan dengan baik. Saya bangga melihat para atlet dari berbagai kelompok usia mampu bersaing dan menunjukkan kemampuan terbaiknya di tingkat nasional," tutur Alumni PPRA Angkatan LXII Lemhannas RI itu.

‎Menariknya, Kenneth turut mempersembahkan keberhasilan tersebut kepada Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, beserta seluruh masyarakat Ibu Kota. 

Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober, ia juga berharap pencapaian para pecatur Jakarta dapat menginspirasi generasi muda Indonesia.

‎Meski kembali menjadi juara umum, Kenneth mengingatkan seluruh jajaran Percasi DKI Jakarta agar tidak cepat berpuas diri dengan hasil tersebut. Ia ingin kualitas pembinaan terus ditingkatkan, terutama untuk mempersiapkan para pecatur muda menghadapi persaingan nasional maupun internasional.

‎"Trofi juara umum ini saya dedikasikan kepada Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo dan seluruh masyarakat Jakarta yang selalu memberikan dukungan kepada dunia olahraga, khususnya olahraga catur dan juga bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, saya mempersembahkan pencapaian titel juara umum ini kepada seluruh pemuda dan pemudi Indonesia agar terus berani bermimpi, bekerja keras, dan mengukir prestasi untuk bangsa," katanya.

‎"Ke depan, kami tidak ingin berpuas diri. Keberhasilan ini harus terus menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pembinaan, memperluas kesempatan bagi pecatur muda, serta mempersiapkan atlet agar mampu meraih prestasi yang lebih tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional," sambungnya. 

‎Kenneth juga mulai menatap penyelenggaraan Kejurnas Catur 2027 yang direncanakan berlangsung di Jakarta bertepatan dengan peringatan 500 tahun Kota Jakarta.

Ia berharap momentum tersebut dapat dimanfaatkan untuk menunjukkan kemampuan Jakarta sebagai tuan rumah sekaligus melahirkan lebih banyak pecatur berprestasi.

‎"Ini menjadi tantangan sekaligus kesempatan bagi kami untuk membuktikan bahwa Jakarta tidak hanya mampu menjadi tuan rumah yang baik, tetapi juga terus melahirkan atlet-atlet catur berprestasi," kata Kepala BAGUNA (Badan Penanggulangan Bencana) PDI Perjuangan Provinsi DKI Jakarta tersebut. 

‎Adapun enam medali emas DKI Jakarta dipersembahkan IM Satria Duta Cahaya (Open), FM Syarif Mahmud (Veteran), NM Claudio Lasama (U-19 Putra), Steven Tan (U-17 Putra), WCM Hillary Rooca Theng (U-11 Putri), dan Evelyn Tria Lienora (U-9 Putri). 

‎Sementara itu, empat perak diraih GM Novendra Priasmoro (Open), WCM Theodora Paulina Walukow (Senior Putri), Dominicus Winston Lin (U-15 Putra), dan Haidar Manaf Abrisam (U-7 Putra), sedangkan tujuh perunggu disumbangkan IM Gilbert Elroy Tarigan (Open), WGM Laysa Latifah (Senior Putri), Clementia Adeline (U-19 Putri), PM Uriel Noah Oloan Sidabutar (U-17 Putra), Safin Aldebaran Amir (U-13 Putra), Kyle Darrel Gunawan (U-11 Putra), serta Kaiden Kamsari (U-9 Putra).

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:21
14:13
09:50
04:54
08:02
14:03

Viral