- Honda Racing Asia
Veda Ega Pratama Sudah Move On Usai Gagal Cicipi Sirkuit Phillip Islands di Pole Position Moto3, Siap Unjuk Gigi di Malaysia
Jakarta, tvOnenews.com - Pembalap asal Indonesia, Veda Ega Pratama memastikan telah move on usai gagal mencicipi Sirkuit Philip Islands dengan pole position perdana di Moto3. Veda Ega Pratama memastikan bangkit untuk menatap Moto3 Malaysia 2026.
Veda Ega Pratama sebelumnya berhasil mencetak sejarah dengan meraih pole position perdananya di Moto3. Sayangnya, dia gagal memulai Moto3 Australia 2026 dari start pertama karena pembatalan seluruh balapan akibat cuaca buruk di Sirkuit Phillip Islands.
Walau gagal memulai start di Moto3 Australia, modal pole position tersebut ternyata menjadi penyemangat Veda Ega Pratama untuk menatap Moto3 Malaysia yang akan dimulai pada akhir pekan ini.
Tampil di Seri 19 Sirkuit Sepang, Veda tak sabar untuk kembali meraih pole position dalam Kualifikasi Moto3 Malaysia.
"Saya sangat menantikan balapan di Malaysia. Tentu saja mengecewakan tidak bisa balapan di Australia, terutama setelah meraih pole position dan merasa kuat sepanjang akhir pekan," kata Veda Ega.
Walau kecewa, namun keamanan dalam pertandingan memang terpenting mengingat pembatalan tak hanya terjadi dari Moto3 tapi hingga MotoGP. Alih-alih terpuruk, Veda justru ingin kembali meraih pole position di balapan kali ini.
"Saya benar-benar ingin bertarung dalam balapan, tetapi terkadang hal seperti ini terjadi, dan kami harus menerima keputusan tersebut serta melangkah maju," kata Veda Ega Pratama.
Veda menilai performanya di Australia menunjukkan bahwa Honda Team Asia memiliki potensi untuk bersaing di barisan depan.
Ia pun ingin mempertahankan perkembangan positif tersebut ketika menghadapi karakter Sirkuit Sepang yang menuntut konsentrasi dan ketahanan fisik.
"Hal positifnya adalah kami telah menunjukkan potensi yang kami miliki, dan saya senang dengan perkembangan yang kami buat selama tur Asia. Sekarang kami memiliki kesempatan lain di Sepang, sirkuit yang saya kenal dari pengalaman sebelumnya," katanya.
Sirkuit Sepang menjadi tantangan tersendiri karena memiliki kombinasi tikungan lambat, tikungan berkecepatan menengah hingga tinggi, serta dua trek lurus panjang yang membuka peluang terjadinya aksi salip-menyalip.
Selain itu, panas dan kelembapan tinggi di Malaysia membuat kondisi balapan semakin berat bagi para pembalap. Veda pun bertekad memanfaatkan seluruh sesi di Malaysia untuk kembali menunjukkan kecepatannya.
"Saya ingin terus membangun kepercayaan diri yang telah kami dapatkan, bekerja keras bersama tim sejak sesi pertama, dan berjuang mendapatkan hasil yang kuat. Saya termotivasi untuk memberikan yang terbaik dan memaksimalkan akhir pekan ini," kata Veda.