- Instagram.com/@hdecvolleyballteam
Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri
Kang bahkan membandingkan karakter permainan Megawati dengan dua pemain asing lainnya, Gyselle Silva dan Moma Bassoko. Ia menganggap bahwa Megawati bukan pemain yang mengandalkan kekuatan pukulan maupun keunggulan tinggi badan seperti kedua pemain tersebut.
"Permainan kami terlihat mudah ditebak oleh tim lawan sehingga mereka gampang menemukan cara untuk menghadapinya. Megawati bukan tipe pemain yang mengandalkan kekuatan atau tinggi lompatan seperti Silva atau Moma," ucap pelatih.
Ia juga menilai sistem pembagian serangan di Hyundai Hillstate belum mampu bersinergi seperti ketika Megawati masih membela Red Sparks. Saat itu, distribusi bola kepada sejumlah pemain berjalan lebih seimbang sehingga Megawati bisa memberikan kontribusi maksimal.
"Saat masih di Red Sparks, pembagian porsi serangan dengan pemain lain berjalan baik sehingga menghasilkan sinergi. Namun, di tim kami hal itu belum terwujud sehingga Megawati masih kesulitan. Jika dia terus mendapatkan bola-bola yang bagus untuk diserang, performanya akan membaik," jelasnya.
Kang menegaskan bahwa Megawati masih membutuhkan waktu untuk menemukan ritme permainan bersama rekan-rekan barunya. Ia juga mengatakan pentingnya ketepatan waktu saat melakukan pukulan agar pemain asal Indonesia tersebut bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya.
"Untuk saat ini, kerja sama mereka belum berjalan baik dan sepertinya ada tekanan yang dirasakan. Waktu melakukan pukulan sangat penting, tetapi dia belum bisa mengeluarkan seluruh kemampuannya. Dia sedang berusaha meningkatkan kondisi fisiknya. Kami harus terus mencari solusi melalui persiapan dan latihan," pungkas Kang.
(nad)