news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Cabor Renang di IOAC 2026.
Sumber :
  • tvOnenews

Apresiasi Gelaran IOAC 2026, Harlin E Rahardjo Ingatkan Pentingnya Pembinaan Atlet Jangka Panjang

Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, Harlin E Rahardjo, mengapresiasi dengan positif gelaran Indonesia Open Aquatic Championship 2026 (IOAC).
Jumat, 6 November 2026 - 19:40 WIB
Editor :

tvOnenews.com - Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, Harlin E Rahardjo, mengapresiasi dengan positif gelaran Indonesia Open Aquatic Championship 2026 (IOAC).

IOAC 2026 sendiri berlangsung dari tanggal 3-12 November mendatang yang dibagi dalam dua periode waktu.

Periode pertama berlangsung dari tanggal 3-6 November yang mempertandingkan dua cabang olahraga yakni Polo Air dan Renang.

Polo Air di IOAC 2026
Sumber :
  • Akuatik Indo

Cabor Polo Air berlangsung dari tanggal 3-5 November kemarin. Sementara renang berlangsung dari tanggal 3-6 November.

Pada hari terakhir periode pertama IOAC 2026, Jumat (6/11/2026) Harlin pun mengapresiasi penyelenggaraan IOAC 2026 yang berjalan lancar. 

Selain itu, Harlin E. Rahardjo juga menyoroti deretan prestasi yang tercipta pada gelaran IOAC 2026 ini.

Dari empat hari penyelenggaran itu, tercatat ada tujuh rekor nasional berhasil dipecahkan para atlet yang bertanding di berbagai kelompok umur.

Harlin pun berharap pencapaian para atlet muda itu tak berhenti di kelompok umur saja dan justru bisa menjadi modal untuk menembus persaingan yang lebih tinggi.

"Kita tidak ingin mereka cuma jago kandang. Mereka di sini sudah yang terbaik, tetapi di Asia Tenggara, Asia, bahkan dunia, mereka harus bersaing dengan perenang-perenang lain," kata Harlin di Stadion Akuatik, GBK, Jakarta, Jumat (6/11/2026).

Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, Harlin E Rahardjo
Sumber :
  • VIVA.co.id

Tak hanya itu, Harlin juga mengingatkan pentingnya tugas PB Akuatik Indonesia selaku federasi untuk menjaga pembinaan atlet secara jangka panjang.

Ia menilai deretan prestasi di IOAC 2026 menjadi bukti perkembangan para atlet junior di Indonesia.

Akan tetapi, ia juga mengingatkan jika tugas PB Akuatik Indonesia tak berhenti sampai disitu.

Menurutnya, federasi harus bisa membantu perkembangan atlet secara jangka panjang sehingga bisa bersaing di level yang lebih tinggi.

Dia menilai para atlet masih perlu mengasah kemampuan melalui kompetisi yang lebih kompetitif, terutama dengan menghadapi perenang dari luar negeri.

Maka dari itu ia mengingatkan jika hasil IOAC harus ditindaklanjuti melalui program pengembangan yang lebih tinggi dan berkelanjutan.

Cabor Renang di IOAC 2026
Sumber :
  • tvOnenews

Karena itu, Harlin meminta para pelatih menerapkan konsep Long Term Athlete Development (LTAD) atau pembinaan atlet jangka panjang yang disesuaikan dengan tahapan usia.

"Jangan sampai layu sebelum berkembang. Itu yang menjadi PR bagi para pelatih. Kita harus bisa melakukan pembinaan secara berjenjang, dan berkesinambungan," kata Harlin.

Menurutnya, seorang atlet renang membutuhkan proses yang cukup panjang untuk bisa mencapai performa terbaiknya.

Ia merasa jika usia 18 tahun menjadi salah satu fase dimana seorang atlet renang sudah mulai memasuki puncak performanya.

Sehingga, dengan pembinaan yang tepat dan berjenjang hal tersebut bisa terjadi pada para atlet renang di Indonesia.

Maka dari itu, PB Akuatik Indonesia berharap prestasi di kelompok umur pada gelaran IOAC 2026 ini bisa menjadi fondasi untuk melahirkan perenang elite yang mampu bersaing di level internasional.

(akg)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:07
08:21
14:13
09:50
04:54
08:02

Viral