news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemain Red Sparks, Park Hye-min.
Sumber :
  • KOVO

Pelatih Red Sparks Unggulkan Park Hye-min di Liga Voli Korea

Kwon Soon-chan bahkan bertekad membentuk outside hitter tersebut menjadi pemain yang lebih kuat, terutama ketika Park Hye-min menghadapi tekanan ketika melakukan kesalahan di lapangan.
Sabtu, 7 November 2026 - 10:58 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Red Sparks, Kwon Soon-chan mengunggulkan Park Hye-min untuk menatap Liga Voli Korea 2026-2027. 

Kwon Soon-chan bahkan bertekad membentuk outside hitter tersebut menjadi pemain yang lebih kuat, terutama ketika Park Hye-min menghadapi tekanan ketika melakukan kesalahan di lapangan.

Kwon Soon-chan menilai Park sebenarnya mempunyai kemampuan untuk tampil lebih konsisten, meskipun terkadang performanya mengalami naik turun. Ia juga mengapresiasi etos kerja sang pemain yang dinilai sangat serius selama menjalani latihan.

"Park Hye-min selalu menjadi pemain penting. Terkadang dia bermain bagus, tetapi ada juga saat-saat ketika performanya tidak stabil, meskipun sebenarnya dia memiliki kemampuan untuk mengatasinya," ujar Kwon Soon-chan.

Pemain berusia 25 tahun itu bukan sosok baru bagi Red Sparks karena sudah bergabung sejak musim 2021/2022 melalui skema pertukaran pemain dari GS Caltex. 

Sejak pindah ke Red Sparks, Park Hye-min mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak hingga berkembang menjadi salah satu andalan di sektor outside hitter.

Pada musim lalu, Park Hye-min tampil dalam 36 pertandingan dan mengumpulkan 255 poin dengan tingkat keberhasilan serangan 35,38 persen. 

Ia juga menjadi salah satu pemain dengan beban receive tertinggi di liga setelah tercatat menerima 1.048 bola sepanjang kompetisi.

"Ketika melihatnya berlatih, dia benar-benar bekerja keras. Dari luar, terkadang terlihat bahwa dia terlalu banyak memikirkan sesuatu setelah melakukan satu kesalahan, padahal saya melihat sendiri betapa besar usahanya saat latihan," lanjutnya.

Kwon Soon-chan pun meminta Park Hye-min memahami bahwa kontribusi pemain tidak hanya ditentukan oleh satu kemampuan. Jika receive sedang bermasalah, ia masih bisa membantu tim melalui serangan, pertahanan, maupun blok.

"Saya ingin dia mengubah pola pikirnya. Dia tidak boleh langsung menunjukkan ekspresi seolah ingin keluar ke bangku cadangan hanya karena sejak awal melakukan kesalahan," tegas Kwon Soon-chan.

Tantangan Park terlihat dalam pertandingan pembuka melawan Pink Spiders di laga pertama Liga Voli Korea. Ia mencetak 13 poin dengan keberhasilan serangan 50 persen, tetapi efektivitas receive yang tercatat hanya 4,35 persen masih menjadi pekerjaan rumah.
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:07
08:21
14:13
09:50
04:54
08:02

Viral