news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
Sumber :
  • PBSI

Tantang Fajar/Fikri di Perempatfinal Indonesia Masters 2026, Raymond/Indra: Kalau di Pertandingan Sudah Bodo Amat

Raymond/Joaquin tak sabar menghadapi senior mereka, Fajar/Fikri di babak perempat final Indonesia Masters 2026
Jumat, 23 Januari 2026 - 11:18 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pasangan ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, memastikan langkah ke babak perempat final Indonesia Masters 2026 usai meraih kemenangan dramatis atas wakil Taiwan, Lee Jhe-Huei/Yang Po Hsuan. 

Duel yang digelar di Istora Senayan, Kamis 22 Januari kemarin, tersebut harus dituntaskan melalui laga tiga gim yang menegangkan.

Ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin
Sumber :
  • PBSI

Raymond/Joaquin bangkit setelah kehilangan gim pertama dan akhirnya mengunci kemenangan dengan skor 14-21, 21-18, 24-22. 

Hasil ini membawa mereka ke delapan besar sekaligus mempertemukan dengan pasangan senior sesama Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.

Laga tersebut langsung menyita perhatian karena menghadirkan duel junior melawan senior di sektor ganda putra. 

Fajar/Fikri sebelumnya telah memastikan tiket perempat final setelah menyingkirkan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana pada babak 16 besar.

Menjelang pertemuan tersebut, Joaquin mengaku sangat antusias menghadapi pasangan senior di ajang resmi. Ia menilai atmosfer pertandingan jauh berbeda dibandingkan latihan.

"Jujur ingin lawan senior karena ini di pertandingan. Saya ingin banget lawan mereka. Kalau di latihan kan enggak enak karena senior. Kalau di pertandingan sudah bodo amat," kata Joaquin dalam konferensi pers seusai laga.

Kesempatan menantang pasangan peringkat tiga dunia itu pun menjadi motivasi tersendiri bagi Joaquin.

Fajar/Fikri akan menghadapi Indra/Joaquin di perempat final Indonesia Masters 2026
Sumber :
  • PBSI

"Jadi makanya ini momen yang saya tunggu, saya ingin menang lawan ranking tiga itu," ujarnya sambil tersenyum.

Raymond juga merasakan sensasi berbeda saat harus menghadapi senior dalam turnamen resmi. Ia menilai pertandingan memberikan kebebasan bermain sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri.

"Mungkin latihan masih ada enggak enaknya kalau sama mereka. Kalau di pertandingan lebih bebas, kalau mereka berkehendak apa ya tergantung service judge dan wasit. Lebih nothing to lose saja," ujar Raymond.

Kemenangan atas Lee/Yang sekaligus memperlihatkan ketangguhan mental Raymond/Joaquin yang mampu bangkit dari ketertinggalan. 

Modal tersebut akan diuji saat menghadapi laga perempat final yang diprediksi berlangsung panas, mempertemukan pengalaman pasangan senior dengan keberanian serta semangat juang ganda putra muda Indonesia di Istora Senayan.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:11
01:16
05:22
07:46
02:27
01:56

Viral