news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
Sumber :
  • PBSI

Raymond/Joaquin Ungkap Biang Kerok Gagal Lolos ke Final All England 2026, Gara-Gara Hal Ini

Ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin mengungkapkan alasan kekalahannya hingga gagal lolos ke final All England 2026.
Minggu, 8 Maret 2026 - 08:43 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin mengungkapkan alasan kekalahannya hingga gagal lolos ke final All England 2026.

Raymond/Joaquin dipaksa menelan pil pahit usai menelan kekalahan dari Kim Won Ho/Seo Seung Jae di babak semifinal All England 2026, yang berlangsung di Utilita Arena Birmingham, Inggris, Sabtu (7/3/2026) waktu setempat.

Saat itu Raymond/Joaquin dipaksa menelan kekalahan dari Kim/Seo yang merupakan unggulan pertama asal Korea Selatan, lewat dua gim langsung dengan skor 19-21, 13-21.

Ganda putra debutan itu sejatinya sempat memulai pertandingan dengan cukup menyakinkan. Namun sayangnya mereka akhirnya ditikung oleh Kim/Seo pada gim pertama.

Lalu pada gim kedua, Kim/Seo yang memang lebih kaya akan pengalaman dan saat ini berstatus sebagai ganda putra nomor satu dunia tampil dominan, hingga akhirnya membuat Raymond/Joaquin kalah lewat dua gim.

Raymond/Joaquin sendiri mengungkapkan alasan kekalahannya. Yakni lawan lebih tampil konsisten ketimbang penampilan mereka.

"Puji Tuhan pertandingan berjalan lancar walaupun tadi tidak menang. Di gim pertama kami sudah unggul tapi tapi konsentrasinya kurang jadi lawan bisa membalikkan keadaan. Mereka punya kekuatan yaitu bisa tampil konsisten terutama di poin-poin akhir." kata Raymond Indra.

Senada dengan Raymond, Joaquin juga mengatakan bahwa lawan memang tampil lebih siap. Meski demikian, ia mengaku bahwa kalah dari ganda putra nomor satu dunia memberikannya banyak pelajaran untuk tampil lebih baik di masa depan.

"Pada awalnya kami berpikirnya sama-sama di lapangan, sama-sama punya chance untuk menang, sama-sama punya kans hanya tergantung memang siapa yang lebih siap. Dan hari ini kami mengakui kekalahan kami, mereka lebih siap hari ini," kata Nikolaus Joaquin.

"Melawan peringkat satu dunia kami banyak mendapat pelajaran. Mereka dari pemanasan saja auranya sudah berbeda. Puji Tuhan senang bisa kesampaian lawan mereka. Kim/Seo dengan kekonsistenannya, benar-benar stabil terus dari awal sampai akhir. Kami akan mencoba meniru seperti mereka supaya bisa kami bisa lebih baik ke depannya." tambahnya.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:03
02:32
06:19
12:51
01:04
03:54

Viral