news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Tim Piala Thomoas dan Uber 2026.
Sumber :
  • tvOnenews-ilham Giovani

Fajar Alfian dan Putri KW Jadi Kapten, PBSI Resmi Lepas 20 Atlet Indonesia di Piala Thomas dan Uber 2025 ‎

Suasana haru dan penuh optimisme terasa dalam seremoni pelepasan Tim Indonesia untuk Piala Thomas dan Uber 2026 yang berlangsung di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta pada Rabu (15/4/2026).
Rabu, 15 April 2026 - 12:54 WIB
Editor :

‎Jakarta, tvOnenews.com - Tim bulu tangkis beregu Indonesia resmi memulai langkah mereka menuju Piala Thomas dan Piala Uber 2026 usai dilepas oleh PBSI. Acara pelepasan ini digelar sebagai bentuk dukungan penuh kepada para atlet yang akan berlaga di Denmark.

‎Suasana haru dan penuh optimisme terasa dalam seremoni yang berlangsung di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta pada Rabu (15/4/2026). Para atlet tampak siap mengemban tanggung jawab besar membawa nama Indonesia di kancah dunia.

‎Acara tersebut juga dihadiri para pengurus besar PBSI, termasuk dipimpin langsung sang Ketua Umum Fadil Imran. Seremoni ini diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya hingga diakhiri penciuman bendera Merah Putih.

‎Fadil Imran memberikan sambutan hingga motivasi ke total 20 atlet yang bakal tampil di Piala Thomas dan Uber 2026.

‎Beberapa nama besar di dunia bulu tangkis Indonesia juga terlihat dalam pelepasan tersebut. Kehadiran Taufik Hidayat dan Eng Hian menambah semangat para atlet yang akan bertanding.

‎"Hari ini kita melepas putra putri terbaik yang membawa harapan seluruh rakyat Indonesia. Kepada atlet yang saya banggakan, tidak banyak yang saya sampaikan," ujar Fadil Imran, Rabu (15/4/2026).

‎"Cukup tiga pesan sederhana: Bermainlah dengan penuh rasa tanggung jawab sebagai atlet bangsa, jaga kekompakan tim karena kemenangan lahir dari kebersamaan, ketiga nikmati setiap pertandingan," tambahnya. 

‎Pesan tersebut menjadi bekal moral bagi para atlet sebelum bertarung di turnamen bergengsi tersebut. Dukungan dari federasi diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri tim.

‎Di sisi teknis, pelatih kepala sektor ganda putri, Eng Hian, memastikan seluruh persiapan telah dirancang secara menyeluruh. Ia menilai kesiapan tim saat ini berada dalam kondisi optimal untuk bersaing.

‎Selain kesiapan teknis, aspek non-teknis seperti adaptasi lingkungan juga menjadi perhatian. Tim dijadwalkan menjalani program khusus setelah tiba di lokasi pertandingan.

‎"Kami telah menyiapkan tim secara terencana baik dari sisi atlet, pelatih, dan tim pendukung untuk menghadapi ajang Thomas dan Uber 2026," kata Eng Hian.

‎"Rencana keberangkatan menuju Denmark akan dilaksanakan pada 16 April 2026 dan setibanya di lokasi, tim akan menjalani training camp sebagai proses adaptasi dan pematangan strategi yang dilaksanakan pada 18-21 April 2026," sambungnya. 

Tim Indonesia Putra di Piala Thomas
Sumber :
  • tvOnenews-Ilham Giovani

‎Komposisi 20 atlet yang diberangkatkan terdiri 10 pemain putra dan 10 pemain putri sebagai kekuatan utama. Selain itu, terdapat pula pelatih, manajer, serta tim pendukung yang siap bekerja di balik layar.

‎Dalam regu putra, Fajar Alfian akan memimpin dan bertindak sebagai kapten. Sedangkan Putri Kusuma Wardani dipercaya di regu putri.

‎Hasil undian fase grup menempatkan tim putra Indonesia di Grup D. Mereka akan berhadapan dengan Prancis, Thailand, dan Aljazair dalam perebutan posisi terbaik.

Tim Putri Uber 2026
Sumber :
  • tvOnenews-llham Giovani

‎Sementara itu, tim putri tergabung di Grup C bersama Taiwan, Kanada, dan Australia. Persaingan di fase ini diprediksi berlangsung ketat sejak pertandingan pertama.

‎Turnamen beregu paling bergengsi tersebut akan digelar pada 24 April hingga 2 Mei 2026. Ajang ini menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk kembali menunjukkan kekuatannya di panggung internasional.

‎Jika melihat sejarah, Indonesia memiliki catatan gemilang di Piala Thomas. Tim Merah Putih telah mengoleksi 14 gelar juara dan menjadi yang tersukses sepanjang masa.

‎Gelar terakhir diraih pada edisi 2020 yang juga berlangsung di Denmark. Capaian tersebut menjadi motivasi tambahan untuk kembali mengulang kesuksesan serupa.

‎Berbeda dengan sektor putra, tim Uber Indonesia baru meraih tiga gelar sepanjang sejarah. Prestasi itu dicatat pada 1975, 1994, dan 1996.

‎Pada edisi sebelumnya, Indonesia harus puas berada di posisi kedua. Baik tim putra maupun putri sama-sama gagal juara usai dikalahkan China di partai puncak.
‎‎(igp/hfp)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:54
02:46
02:27
01:05
05:53
13:20

Viral