news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Amos Muyanja, pebulu tangkis asal Uganda.
Sumber :
  • Instagram @amosmuyanja

Masih Ingat Kisah Haru Amos Muyanja? Pebulu Tangkis Uganda yang Tak Punya Raket hingga Harus Dipinjami Lawannya

Masih ingat kisah Amos Muyanja? Pebulu tangkis Uganda ini viral usai dipinjami raket oleh lawannya dari China, Wang Zhengxing, saat bertanding.
Jumat, 26 Juni 2026 - 12:43 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Dunia olahraga tidak hanya dipenuhi persaingan untuk meraih kemenangan, tetapi juga menghadirkan kisah-kisah tentang sportivitas yang menginspirasi.

Salah satu momen yang masih dikenang hingga kini terjadi pada ajang FISU World University Games 2021 di Chengdu, China.

Dalam pertandingan babak 64 besar tunggal putra, pebulu tangkis Amos Muyanja dari Uganda mengalami kejadian yang tak pernah dibayangkan.

Di tengah pertandingan, senar raketnya putus. Yang membuat situasi semakin pelik, ia ternyata tidak membawa raket cadangan.

Di saat kebingungan melanda, lawannya sendiri, Wang Zhengxing dari China, justru menunjukkan sikap yang menuai pujian dari dunia bulu tangkis.

Laga antara Wang Zhengxing dan Amos Muyanja awalnya berjalan normal. Namun, memasuki pertengahan gim pertama, pertandingan mendadak terhenti.

Penyebabnya bukan karena cedera atau gangguan teknis di arena, melainkan senar raket Amos yang putus sehingga tidak bisa lagi digunakan.

Dalam tayangan pertandingan, Amos tampak kebingungan. Berbeda dengan kebanyakan atlet internasional yang membawa beberapa raket cadangan, wakil Uganda itu datang hanya dengan satu raket.

Melihat situasi tersebut, wasit menghentikan pertandingan sementara dan meminta panitia membantu mencarikan raket pengganti agar pertandingan dapat dilanjutkan.

Saat semua orang menunggu solusi dari panitia, Wang Zhengxing mengambil tindakan yang tak disangka.

Pebulu tangkis asal China itu menghampiri Amos sambil membawa salah satu raket cadangannya, lalu mempersilakan sang lawan menggunakannya.

Berkat bantuan tersebut, pertandingan dapat kembali dilanjutkan tanpa harus menunggu lebih lama.

Aksi sederhana itu langsung mendapat tepuk tangan penonton dan menjadi viral di media sosial.

Banyak penggemar bulu tangkis menilai Wang telah menunjukkan arti sportivitas yang sesungguhnya.

Usai pertandingan, Amos Muyanja menyampaikan rasa terima kasihnya melalui media sosial.

"Terima kasih atas sportivitas dari Wang Zhengxing dari China. Dia memberikan saya raket, setelah kepunyaan saya rusak."

Dalam unggahan lain, Amos juga menuliskan:

"Terima kasih atas sikap sportif Wang Zhengxing dari Tiongkok. Dia memberi saya raket baru,"

Unggahan tersebut langsung dibanjiri komentar positif dari warganet yang memuji tindakan Wang Zhengxing.

Video momen peminjaman raket itu kemudian menyebar luas di berbagai platform media sosial.

Banyak penggemar olahraga menilai kemenangan memang penting, tetapi menjaga nilai sportivitas jauh lebih berharga.

Wang Zhengxing dianggap telah memperlihatkan bahwa lawan di lapangan bukanlah musuh.

Ia memilih membantu agar pertandingan benar-benar ditentukan oleh kemampuan bermain, bukan karena kendala perlengkapan.

Di sisi lain, cukup banyak warganet yang menyoroti minimnya fasilitas yang dimiliki Amos Muyanja.

Mereka mempertanyakan bagaimana seorang atlet yang tampil di kejuaraan internasional bisa datang tanpa membawa raket cadangan, sesuatu yang umumnya menjadi perlengkapan standar bagi pebulu tangkis profesional.

Siapa Amos Muyanja?

Amos Muyanja merupakan salah satu atlet bulu tangkis terbaik yang dimiliki Uganda.

Ia beberapa kali mewakili negaranya di berbagai turnamen internasional, termasuk ajang multi-event dan kejuaraan Afrika.

Bagi negara yang perkembangan bulu tangkisnya belum sebesar negara-negara Asia maupun Eropa, kesempatan tampil di FISU World University Games menjadi pengalaman penting untuk meningkatkan kualitas sekaligus menambah jam terbang internasional.

Wang Zhengxing, Bintang Muda China

Sementara itu, Wang Zhengxing dikenal sebagai salah satu pemain muda potensial milik China.

Ia merupakan jebolan sistem pembinaan bulu tangkis Negeri Tirai Bambu yang terkenal menghasilkan banyak pemain kelas dunia.

Meski berasal dari negara dengan tradisi juara, Wang menunjukkan bahwa menjadi atlet hebat bukan hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga karakter dan rasa hormat kepada lawan.

Meski tidak ada aturan yang mewajibkan seorang atlet meminjamkan perlengkapan kepada lawan, tindakan Wang Zhengxing dianggap sebagai contoh nyata semangat sportivitas yang selama ini dijunjung tinggi dalam olahraga.

Hingga kini, kisah Wang Zhengxing dan Amos Muyanja masih sering dikenang sebagai salah satu contoh terbaik tentang bagaimana olahraga mampu menyatukan manusia lewat rasa hormat, empati, dan sportivitas.

(tsy)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:56
07:53
06:02
02:55
04:58
07:02

Viral