- AP Photo/John Locher
Kronologi Gervonta Davis Jadi Buronan Polisi Amerika Serikat, Jawara Tinju Dunia Terang-terangan Siksa Mantan di Depan Publik
Jakarta, tvOnenews.com - Menilik kronologi juara tinju kelas ringan, Gervonta Davis menjadi buronan polisi Amerika Serikat usai kembali terjerat kasus dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang terjadi pada Oktober 2025 lalu.
Melansir dari TMZ Sports, Departemen Kepolisian Miami Gardens mengonfirmasi bahwa Gervonta Davis resmi menjadi buronan. Aparat setempat juga bekerja sama dengan United States Marshals Service, lembaga penegakan hukum federal yang bertugas melacak dan menangkap buronan berisiko tinggi.
Dalam konferensi pers yang digelar Rabu (14/1/2026) waktu setempat, kepolisian menyebutkan bahwa Davis diburu atas tiga tuduhan pidana, yakni percobaan penculikan, penganiayaan dan penahanan ilegal. Kasus ini merupakan lanjutan dari laporan seorang wanita terkait insiden yang terjadi di sebuah klub di wilayah Miami Gardens pada bulan Oktober 2025.
"Saat ini, Departemen Kepolisian Miami Gardens secara aktif bekerja sama denga Marshal Amerika Serikat untuk menemukan dan menangkap Gervonta Davis. KDRT adalah kejahatan serius, dan kami tetap berkomitmen untuk meminta pertanggungjawaban pelaku dan melindungi korban." kata Kepala eksekutif MGPD, Emmanuel Jeanty.
Berdasarkan informasi tambahan dari ESPN, Courtney Rossel yang dikabarkan sebagai mantan pasangan Davis sekaligus ibu dari anak-anaknya mengajukan gugatan tindakan KDRT yang menimpanya.
Davis disebut menyerang Rossel di tenpatnya bekerja di sebuah klub malam di Miami Gardens pada 27 Oktober 2025 lalu. Kemudian polisi juga menguatkan gugatan Rossel usai mendapatkan bukti rekamana CCTV di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Menurut laporan, Davis dituduh memasuki klub malam yang merupakan tempat kerja Rossel yang menjadi pelayan di sana. Sang jawara tinju dunia itu langsung menyerangnya di ruang belakang klub yang tidak memiliki kamera CCTV.
Davis diduga mencengkeram bagian belakang kepala wanita itu, menariknya dengan satu tangan dan mencekik lehernya dengan tangan lainnya sambil menyeretnya dengan paksa melalui tangga, dapur, dan pintu keluar belakang sebelum melakukan penyerangan fisik terhadapnya di tempat parkir. Wanita itu akhirnya dilepaskan dan ke rekan kerjanya oleh Davis dan menderita memar di lengan kirinya.
Polisi kemudian mengatakan bahwa mereka telah meninjau rekaman dari kamera CCTV klub tersebut dan bukti itu menguatkan cerita wanita tersebut.