- Instagram.com/umohammed97
Tersandung Kasus Doping UFC, Usman Dilarang Bertarung Hingga Tahun 2028
Jakarta, tvOnenews.com - Petarung kelas berat UFC, Mohammed Usman dilarang bertarung hingga tahun 2028 usai tersandung kasus doping.
Combat Sports Anti-Doping (CSAD) telah mengumumkan bahwa Mohammed Usman dinyatakan positif menggunakan zat terlarang yakni testosteron jelang duel lawan Valter Walker di kelas berat ajang UFC Rio pada 11 Oktober 2025 lalu.
Hasil ini membuat adik Kamaru Usman tersebut pun terpaksa mundur dari ajang UFC Rio. Tak sampai disitu, Usman akhirnya mengaku bahwa dirinya melakukan kesalahan.
Mohammed Usman menyatakan bahwa dirinya mengakui telah menggunakan BPC-157, yang merupakan peptida terlarang pada awal 2025. Akibatnya, petarung asal Nigeria itu dikenai sanksi larangan bertanding dan tidak boleh berkompetisi selama 30 bulan atau hingga April 2028.
"Saya ingin membahas tentang penangguhan saya. Selama proses pemulihan, saya membuat kesalahan saat berusaha sembuh, dan saya sepenuhnya bertanggung jawab atas hal itu," tulis Mohammed Usman, di akun media sosial pribadinya pada Minggu (18/1/2026).
"Waktu (hukuman) ini telah memungkinkan saya untuk memulihkan kesehatan, fokus pada keluarga, dan mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang kehidupan," tambahnya lagi.
Lebih lanjut Usman mengatakan bahwa dirinya siap menanggung segala konsekuensinya, namun ia tak menyinggung soal rencana masa depannya di dunia kombat.
"Saya mengambil segala sesuatu satu hari demi satu hari dan tetap berkomitmen pada pertumbuhan serta melakukan segala sesuatu dengan cara yang benar." jelasnya lagi.
Sekadar informasi, Mohammed Usman merupakan petarung MMA kelas berat yang memiliki rekor empat kemenangan dan dua kekalahan di UFC dan rekor profesional 11 kemenangan dan empat kekalahan selama menjadi petarung profesional.
Adik Kamaru Usman tersebut adalah pemenang kelas berat musim ke-30 The Ultimate Fighter dan berhasil memenangi dua pertarungan UFC berikutnya setelah kemenangan turnamen tersebut.
Mohammed Usman tercatat sempat mengalami dua kekalahan berturut-turut dari Mick Parkin dan Thomas Petersen. Namun ia berhasil bangkit dan kembali meraih kemenangan dengan mengalahkan Hamdy Abdelwahab di UFC Baku pada Juni 2025.
(ant/nad)