news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Bad Bunny Guncang Super Bowl Halftime Show 2026, Ubah Panggung Jadi Puerto Rico Mini.
Sumber :
  • x.com

Jake Paul Sebut Bad Bunny ‘Orang Amerika Palsu’, Petinju Puerto Rico Tanggapi Keras

Komentar kontroversial Jake Paul yang menyebut Bad Bunny ‘orang Amerika palsu’ menuai kritik keras dari juara tinju Puerto Rico, Amanda Serrano, beri balasan.
Selasa, 10 Februari 2026 - 19:44 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Di balik kesuksesan penampilan Bad Bunny di Super Bowl Halftime Show 2026, muncul cibiran dari Youtuber sensasional Jake Paul.

Bad Bunny berhasil mencuri perhatian dunia lewat penampilannya di Levi’s Stadium, California. Panggung Super Bowl disulap menjadi miniatur Puerto Rico, lengkap dengan ladang tebu dan pohon pisang, menampilkan suasana khas Karibia yang penuh warna, emosi, dan pesan persatuan.

Ia membuka pertunjukan dengan lagu hit “Tití Me Preguntó” dan “Yo Perreo Sola”, diiringi puluhan penari yang menghidupkan pesta khas Latin.

Bad Bunny Guncang Super Bowl Halftime Show 2026, Ubah Panggung Jadi Puerto Rico Mini
Sumber :
  • Reuters

Namun, komentar kontroversial muncul dari Jake Paul. “Dengan sengaja mematikan halftime show,” tulis Paul di X.

“Mari kita bersatu dan menunjukkan kepada perusahaan-perusahaan besar bahwa mereka tidak bisa melakukan apa pun yang mereka inginkan tanpa konsekuensi (yang berarti peningkatan jumlah penonton bagi mereka). Kalian adalah aset mereka. Sadarilah bahwa kalian memiliki kekuatan. Matikan pertunjukan paruh waktu ini. Seorang warga negara Amerika palsu yang tampil dan secara terbuka membenci Amerika. Saya tidak bisa mendukung itu.”

Komentar ini langsung mendapatkan tanggapan dari juara tinju kelas bulu Puerto Rico, Amanda Serrano, yang pernah menandatangani kontrak dengan Most Valuable Promotions milik Paul pada 2021.

Amanda Serrano menghargai dukungan Paul terhadap kariernya, tetapi menolak pernyataan yang menargetkan Bad Bunny sebagai “warga negara Amerika palsu.”

“Malam ini saya berada di tempat yang seharusnya, di pulau saya yang indah bersama orang-orang saya, merayakan dan menyaksikan dengan kagum betapa baiknya Benito mewakili kami dan budaya kami. Saya bangga menjadi orang Puerto Rico, dan saya bangga menjadi warga negara Amerika,” tulis Serrano di X.

“Orang Puerto Rico bukanlah 'orang Amerika palsu.' Kami adalah warga negara yang telah berkontribusi pada negara ini di setiap bidang, dari dinas militer hingga olahraga, bisnis, sains, dan seni, dan identitas serta kewarganegaraan kami layak dihormati.”

Serrano menambahkan, “Saya tidak akan memiliki kesempatan yang saya miliki hari ini tanpa dukungan dan kepercayaan yang diberikan oleh Most Valuable Promotions dan Jake Paul kepada saya, dan saya akan selalu berterima kasih atas peran mereka dalam membantu mengubah hidup saya dan mengangkat tinju wanita.

"Pada saat yang sama, saya ingin menegaskan: Saya tidak setuju dengan pernyataan yang mempertanyakan legitimasi atau identitas orang Puerto Rico, dan saya tidak dapat mendukung karakterisasi tersebut. Itu salah. Saya akan selalu berdiri bersama rakyat saya, dengan menghormati siapa kami, dan dengan bangga akan asal kami. Saya akan selamanya menjadi seorang Boricua yang bangga.”

Logan Paul (kanan) menghampiri Jake Paul yang kalah KO dari Anthony Joshua di kelas berat
Sumber :
  • REUTERS/Marco Bello

Menanggapi kontroversi ini, Jake Paul mencoba memberi klarifikasi bahwa ia tidak bermaksud menyebut Bad Bunny sebagai “warga negara palsu” karena asalnya dari Puerto Rico.

Menurut Paul, kritiknya ditujukan pada posisi Bad Bunny yang menentang ICE (Badan Imigrasi dan Bea Cukai AS) dan kebijakan deportasi mereka.

“Masalah dengan cuitan saya adalah kata 'palsu' disalahartikan,” tulis Paul. “Dia jelas bukan warga negara palsu karena dia orang Puerto Rico dan saya mencintai Puerto Rico dan semua orang Amerika yang mendukung negara ini. Terlebih lagi, Bunny itu palsu karena nilai-nilainya dan kritiknya terhadap negara kita yang hebat.”

Dalam cuitan berikutnya, Paul menekankan, “Untuk klarifikasi: Saya tidak menyebut siapa pun sebagai 'warga negara palsu' karena mereka berasal dari Puerto Rico. Saya tinggal di Puerto Rico, dan saya mencintai Puerto Rico. Saya telah menggunakan platform saya untuk mendukung Puerto Rico berulang kali dan akan selalu melakukannya. Tetapi jika Anda secara terbuka mengkritik ICE yang sedang menjalankan tugas mereka dan secara terang-terangan membenci Amerika, saya akan menanggapinya. Titik. Itulah alasan yang sama mengapa saya mengkritik Hunter Hess. Jika Anda mendapat manfaat dari suatu negara dan platform yang diberikannya kepada Anda, tetapi secara terbuka tidak menghormatinya pada saat yang sama, itulah yang saya maksud dengan menjadi warga negara palsu.”


 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:12
07:37
02:15
02:50
10:36
01:44

Viral