- Instagram.com/khabib_nurmagomedov
Islam Makhachev Tak Akan Lawan Ilia Topuria di UFC White House, Siapa Petarung yang Dihadapi Anak Didik Khabib Nurmagomedov?
Jakarta, tvOnenews.com - Anak didik Khabib Nurmagomedov yakni Islam Makhachev dikabarkan tidak akan bertarung melawan Ilia Topuria di UFC White House. Jawara kelas ringan itu dirumorkan sudah punya calon lawan lain.
Islam Makhachev santer dikabarkan akan menjadi salah satu pertarung MMA yang akan tampil di UFC White House yang akan digelar pada Juni 2026 mendatang.
Ajang UFC White House atau UFC Gedung Putih merupakan kompetisi MMA yang diinisiasi oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump untuk merayakan ulang tahun ke-250 penandatanganan Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat.
Sebelumnya Islam Makhachev diprediksi akan berhadapan dengan juara kelas ringan, Ilia Topuria di salah satu kartu pertarungan UFC White House. Rumor ini mencuat setelah jawara kelas welter itu akhirnya bersedia melawan Topuria, setelah beberapa kali terang-terangan menolaknya.
"Saya menyukai ide ini. Jika UFC menginginkan (pertarungan ini), saya tahu banyak penggemar MMA yang menginginkannya, saya siap!" kata Islam Makhachev, dilansir dari Telegraf.
Namun kini terdapat rumor yang mengatakan bahwa anak didik Khabib Nurmagomedov itu tak akan berhadapan dengan Ilia Topuria di UFC White House pada Juni nanti. Pasalnya Topuria dikabarkan sudah memiliki lawan lain.
“Pasti tidak akan ada pertarungan dengan Ilia Topuria di White House, dia (Topuria) sudah memiliki lawan lain." tulis Match TV.
- Instagram - UFC
Hingga saat ini Dana White selaku bos UFC maupun Donald Trump memang belum membocorkan satu pun kartu pertarungan di UFC White House.
Namun sebelumnya Donald Trump sempat mengatakan bahwa setidaknya akan ada delapan atau sembilan pertarungan perebutan gelar juara yang berlangsung pada 14 Juni 2026 mendatang. Kemudian kemungkinan ada sekitar 5.000 sampai 6.000 kursi penonton di gelaran UFC Gedung Putih nanti.
"Ini acara besar, akan berlangsung pada 14 Juni 2026. Mereka (UFC) sedang membangun arena tarung. Dana White sedang membangunnya, mereka akan menggelar delapan atau sembilan pertarungan perebutan gelar juara, duel terbesar yang pernah mereka adakan," kata Donald Trump, dilansir dari Yahoo Sports.
"Setiap pertarungan adalah duel kejuaraan dan setiap pertarungan adalah duel legendaris. (Dana White) bahkan menunda beberapa pertarungan selama 6 bulan agar bisa melakukannya untuk perayaan ke-250 ini. Saya pikir ini akan luar biasa," tambahnya.
"Saya pikir arenanya akan berkapasitas 5.000 atau 6.000 kursi, tepat di depan pintu masuk Gedung Putih, dan 100.000 orang ada di belakangnya, di mana mereka memasang delapan atau 10 layar yang sangat besar. Itu akan menjadi malam yang seru. Banyak sekali orang yang meminta tiket untuk UFC." jelasnya.
(nad)