- Instagram.com/ringmagazine
Derek Chisora Klaim Deontay Wilder Kena Mental Gara-gara Kalah dari Tyson Fury: Alami Trauma Hingga Terlalu Sensitif
Jakarta, tvOnenews.com - Derek Chisora mengklaim bahwa Deontay Wilder memiliki trauma setelah kalah dari Tyson Fury. Hal ini diungkapkan jelang duel tinju dunia pekan ini.
Derek Chisora (36-13, 23 KO) dijadwalkan akana berhadapan dengan Deontay Wilder (44-4-1, 43 KO) di kelas berat, pada laga yang berlangsung di O2 Arena, London, Inggris pada 4 April waktu setempat.
Namun jelang duel akbar tersebut, Derek Chisora mengklaim bahwa Tyson Fury masih membayangi karier Deotay Wilder.
Hal ini tentu bukan tanpa alasan. Belum lama ini Wilder berpendapat bahwa Tyson Fury telah bertindak curang dalam tiga pertarungan yang mereka lakoni. Selain itu ia beberapa kali marah ketika namanya disebut-sebut, termasuk menjelang pertarungannya melawan Chisora.
Hal ini membuat Chisora mengkritik cara Wilder menangani dampak setelah pertarungannya melawan Fury.
Bahkan Chisora menyebutkan bahwa Wilder memiliki trauma pasca kekalahannya dari Fury, dan mengatakan bahwa lawannya menjadi lebih sensitif terkait banyak hal.
“Saya rasa Tyson Fury menyebabkan Deontay Wilder mengalami PTSD. Di London, kami mencoba berbicara tentang Tyson dan dia mengamuk pada Simon Jordan (pembawa acara)," kata Chisora, dilansir dari Inside The Ring.
"Kami mencoba berbicara tentang Tyson hari ini dengan Piers Morgan, dan dia juga mengamuk. Tyson telah menyebabkannya mengalami PTSD. Dia sangat sensitif. Dia sedang berada dalam kondisi yang buruk saat ini.” tambahnya.
Sekadar informasi, Fury sebelumnya pernah mengalahkan Chisora satu kali dengan keputusan bulat dan dua kali dengan KO.
Setelah hasil imbang terbagi dalam pertarungan pertama mereka, Fury mengalahkan Wilder dua kali, dengan pertarungan terakhir merupakan pertarungan sengit di mana kedua petarung beberapa kali terjatuh.
(nad)