- REUTERS/Marco Bello
Tinju Dunia: Anthony Joshua Diperingatkan Tak Boleh Remehkan Kristian Prenga, Gara-Gara Hal Ini
Jakarta, tvOnenews.com - Mantan juara dunia kelas berat, Anthony Joshua, mendapat peringatan serius jelang duel comeback melawan Kristian Prenga yang dijadwalkan berlangsung di Riyadh, Arab Saudi, pada 25 Juli 2026.
Laga antara Anthony Joshua (29-4, 26 KO) vs Kristian Prenga (21-1, 20 KO), menarik banyak atensi termasuk dari para pengamat tinju.
Melansir dari Ring Magazine, sejumlah pengamat tinju menganggap laga tersebut hanya menjadi pertarungan pemanasan bagi Joshua sebelum menghadapi duel aakbar melawan Tyson Fury.
Petinju berjuluk AJ itu kembali naik ring setelah melewati masa sulit dalam beberapa bulan terakhir. Ia sempat mengalami kecelakaan mobil tragis di Nigeria yang menewaskan dua sahabat dekatnya. Maka duel melawan Prenga diyakini menjadi ajang kebangkitan mental sekaligus pemanasan menuju pertarungan besar berikutnya.
Meski demikian, manajer Kristian Prenga, Keith Sullivan, menegaskan bahwa tim Anthony Joshua telah meremehkan lawannya. Sullivan menyebut Prenga bukan petinju sembarangan dan memiliki kemampuan untuk mengejutkan dunia tinju.
“Jika tim Joshua mengira ini akan menjadi malam yang mudah bagi AJ, mereka telah melakukan kesalahan serius. Mereka baru saja memasuki situasi yang sangat berbahaya. Meremehkan Prenga adalah risiko besar.” kata Keith Sullivan.
Kristian Prenga memang bukan nama besar di divisi kelas berat, tetapi rekor dan gaya bertarungnya cukup mengesankan. Petinju asal Albania berusia 35 tahun itu memiliki catatan profesional 21 kemenangan dan hanya satu kekalahan.
Sebagian besar kemenangan tersebut diraih melalui knockout (KO), mengisyaratkan bahwa kemampuan Prenga tidak bisa dianggap remeh.
Sebelum beralih ke dunia tinju profesional pada 2016, Prenga dikenal sebagai juara kickboxing Eropa dua kali. Sehingga ia memiliki gaya bertarung agresif dengan kombinasi pukulan keras yang berbahaya di jarak dekat.
Satu-satunya kekalahan Prenga terjadi pada 2017 lewat keputusan angka delapan ronde. Setelah itu, ia bangkit dan berhasil meraih banyak kemenangan meyakinkan.
Salah satu kemenangan terbaiknya datang ketika menghentikan Joey Dawejko melalui TKO ronde kelima pada 2024.
Sullivan bahkan menyebut duel ini sebagai situasi sulit bagi Anthony Joshua. Menurutnya, AJ tidak akan mendapat keuntungan besar apa pun dari pertarungan tersebut.
“Ini jelas merupakan situasi yang serba salah bagi AJ. Jika dia menang, dia akan dikritik karena pemilihan lawannya; jika dia kalah, dia akan dipaksa pensiun. AJ adalah petarung hebat, tetapi Prenga tidak datang untuk sekadar berpartisipasi, dia datang untuk mengejutkan dunia.” tambah Sullivan.
Di sisi lain, Prenga mengaku senang karena dirinya diremehkan menjelang laga nanti. Ia percaya bisa menggagalkan rencana besar Joshua yang sedang dipersiapkan menuju duel melawan Tyson Fury.
“Saya tahu mereka punya rencana besar setelah pertarungan ini. Saya tahu mereka meremehkan saya. Saya senang akan hal itu. Saya akan menggagalkan rencana mereka dan mengejutkan dunia pada bulan Juli ini di Arab Saudi." kata Kristian Prenga.
Bagi Anthony Joshua, pertarungan ini akan menjadi laga pertama sejak kemenangan KO atas Jake Paul pada Desember 2025.
Kemenangan atas Prenga tentu sangat penting untuk menjaga momentum dan membuka jalan menuju duel akbar melawan Tyson Fury yang disebut-sebut sudah mencapai kesepakatan awal.
(nad)