Tinju Dunia: Ryan Garcia Incar Rematch Lawan Rolly Romero Jika Gagal Hadapi Conor Benn
- Instagram.com/wbaboxingofficial
Jakarta, tvOnenews.com - Petinju asal Amerika Serikat, Ryan Garcia, mengungkapkan keinginannya untuk menjalani pertarungan ulang melawan Rolando Romero jika negosiasi duel kontra Conor Benn tidak mencapai kesepakatan.
Ryan Garcia (25-2, 20 KO) saat ini masih memprioritaskan pertarungan besar melawan Conor Benn (25-1, 14 KO) usai menyaksikan calon lawannya mengalahkan Regis Prograis pada 11 April 2026.
Duel itu dinilai berpotensi menjadi salah satu laga terbesar di kelas welter karena mempertemukan dua nama populer dunia tinju saat ini.
Meski begitu, belum adanya kesepakatan resmi membuat Ryan Garcia mulai mempertimbangkan opsi lain. Mantan juara interim kelas ringan itu pun menyebut Rolly Romero (17-2, 13 KO) sebagai lawan cadangan apabila duel melawan Conor Benn batal terlaksana.
"Ini adalah rencana cadangan. Jika Conor Benn tidak menginginkannya, maka kita akan bertarung ulang dengan Rolly," kata Garcia, dilansir dari Ring Magazine.
Sebelumnya, Ryan Garcia harus menelan kekalahan angka mutlak dari Rolando Romero dalam pertarungan yang berlangsung di Times Square, New York, pada Mei 2025.
Kekalahan atas Rolly Romero tersebut pun membuat petinju berjuluk King Ry itu gagal merebut gelar WBA kelas welter.
Namun, Garcia berhasil bangkit pada 2026 dengan merebut sabuk juara dunia WBC kelas welter setelah mengalahkan Mario Barrios melalui kemenangan angka mutlak. Gelar tersebut membuat namanya kembali masuk dalam jajaran elite kelas welter dunia.
Di sisi lain, Rolando Romero juga masih belum memiliki lawan resmi berikutnya. Petinju berjuluk Rolly itu sempat dikabarkan menjalani pembicaraan duel unifikasi melawan Devin Haney, tetapi negosiasi tersebut disebut mengalami hambatan.
Belum ada kesepakatan dengan Devin Haney pun membuat peluang rematch kontra Ryan Garcia semakin terbuka lebar.
Apabila pertarungan ulang benar-benar terjadi, duel Ryan Garcia vs Rolly Romero diprediksi bakal kembali menyita perhatian penggemar tinju dunia.
Bagaimana tidak, rivalitas keduanya sudah memiliki cerita panas sejak pertemuan pertama dan sama-sama memiliki gaya bertarung agresif yang patut untuk disaksikan.
(nad)
Load more