- REUTERS/Amr Abdallah Dalsh
Oleksandr Usyk Selangkah Lagi Hadapi Deontay Wilder di Laga Pensiun
Jakarta, tvOnenews.com - Oleksandr Usyk dikabarkan selangkah lagi mewujudkan duel akbar melawan Deontay Wilder. Jika terealisasi, maka pertarungan ini bisa menjadi duel terakhir The Cat sebelum pensiun dari dunia tinju profesional.
Melansir dari Ring Magazine, kubu Oleksandr Usyk (25-0, 16 KO) dan Deontay Wilder (45-4-1, 43 KO) telah memasuki tahap negosiasi lanjutan untuk menggelar pertarungan pada akhir 2026.
Nantinya jika kesepakatan ini tercapai, duel tersebut akan menjadi penutup karier gemilang Oleksandr Usyk sekaligus salah satu laga kelas berat paling dinanti tahun ini.
Usyk sebelumnya mengejutkan pecinta tinju dunia dengan mengumumkan akan melepas sabuk juara dunia IBF, WBA, dan WBC. Petinju asal Ukraina itu juga menegaskan hanya akan menjalani satu pertarungan lagi sebelum gantung sarung tinju.
Sebelumnya, Usyk sempat dikaitkan dengan sejumlah calon lawan. Ia membuka peluang menghadapi pemenang duel Daniel Dubois kontra Fabio Wardley demi kembali menjadi juara dunia kelas berat tak terbantahkan.
Selain itu, sempat muncul wacana trilogi melawan Tyson Fury, hingga laga ulang kontra Rico Verhoeven setelah kemenangan kontroversial Usyk di Mesir.
Namun, kabar terbaru menyebut semua opsi tersebut kini telah dikesampingkan. Usyk lebih memilih menutup kariernya melalui sebuah pertarungan besar di Amerika Serikat, dengan Deontay Wilder menjadi kandidat terkuat.
Sebelumnya, nama legenda MMA Jon Jones juga sempat masuk dalam daftar calon lawan. Namun Wilder kini disebut berada di posisi terdepan dan negosiasi antara kedua belah pihak terus berjalan.
Deontay Wilder belum lama ini sukses meraih kemenangan atas Derek Chisora melalui keputusan split decision di London pada 4 April 2026. Laga tersebut menjadi penampilan pertamanya sejak Juni tahun lalu.
Meski telah berusia 40 tahun, mantan juara dunia kelas berat WBC itu masih memiliki daya tarik besar di pasar tinju Amerika Serikat. Faktor tersebut diyakini menjadi alasan utama Usyk memilih Wilder sebagai lawan terakhirnya.
(nad)