- Instagram.com/ufc
Pernah 2 Kali Lawan Islam Makhachev, Volkanovski Ungkap Prediksi Duel vs Ian Machado Garry
tvOnenews.com - Juara kelas bulu UFC, Alexander Volkanovski, memberikan analisis sekaligus prediksi untuk pertarungan Islam Makhachev melawan Ian Machado Garry di UFC 330.
Islam Makhachev akan menjalani pertahanan gelar pertamanya di kelas welter dengan menghadapi Ian Machado Garry dalam laga utama UFC 330 di Xfinity Mobile Arena, Philadelphia, Sabtu waktu setempat.
Ian Machado Garry mendapatkan kesempatan menantang Makhachev setelah mencatatkan sejumlah kemenangan penting.
- Instagram.com/ufc
Salah satu penampilan terakhirnya yang menjadi perhatian adalah ketika ia mampu menggagalkan tujuh percobaan takedown dari mantan juara kelas welter UFC, Belal Muhammad.
Namun, Volkanovski, yang sudah dua kali berhadapan dengan Makhachev, menilai kemampuan sang juara dalam melakukan takedown tetap menjadi ancaman besar bagi Machado Garry.
Menurut Volkanovski, Islam Makhachev paling efektif ketika berhasil menguasai area pinggul atau kaki lawannya.
"Bagaimana Islam bisa menjatuhkan lawannya ke tanah? Dia paling sukses ketika berhasil meraih pinggul atau kaki," kata Volkanovski di kanal YouTube-nya.
"Di mana saja dari pinggul ke bawah. Jadi, jika dia meraih kaki dan bahkan jika dia meraih lutut, dan lawan melompat dengan satu kaki, dia akan berhasil dengan bantingannya."
Volkanovski juga membandingkan kemampuan Makhachev dengan Shavkat Rakhmonov, salah satu lawan yang pernah dihadapi Machado Garry. Menurutnya, Makhachev memiliki kemampuan melakukan serangan beruntun yang lebih baik dari posisi tertentu.
"Sekali lagi, untuk kuncian tubuh, Ian Garry melakukan pekerjaan yang hebat dengan mengendurkan tubuh, membuat lawannya keluar dari posisi, dan perlahan-lahan melepaskan cengkeraman dan menjaga agar cengkeraman tetap terlepas, sehingga sulit untuk melakukan serangan beruntun dari sana. Islam akan melakukan pekerjaan yang jauh lebih baik dalam melakukan serangan beruntun di posisi tersebut daripada Shavkat."
Volkanovski Tetap Beri Peluang Machado Garry
Meski menjagokan Makhachev, Volkanovski tidak menutup kemungkinan Machado Garry memberikan perlawanan sengit, terutama ketika pertarungan berlangsung di dekat pagar.
Menurutnya, kemampuan Machado Garry mempertahankan posisi dan melepaskan diri dari kuncian tubuh dapat menjadi salah satu senjata untuk meredam dominasi Makhachev.
"Jadi, jangan heran jika Islam masih sukses di posisi-posisi tersebut, tetapi bersiaplah untuk melihat Ian Garry meraih beberapa kesuksesan dalam pertarungan di dinding, dalam posisi kuncian tubuh, ketika ia terdesak ke pagar."
Volkanovski menilai Machado Garry kemungkinan besar mampu bertahan cukup baik selama pertarungan berlangsung di posisi tersebut.
"Saya pikir sebagian besar waktu ia akan cukup aman. Dan jika ia melakukan hal yang benar, Islam tidak akan membuang terlalu banyak energi untuk mengejar sesuatu yang tidak ada, tetapi saya percaya ia akhirnya akan mendapatkan takedown, dan di situlah ia dapat memenangkan ronde atau bahkan mengakhiri pertarungan."
Machado Garry sendiri baru sekali mengalami kekalahan sepanjang karier MMA profesionalnya. Kekalahan tersebut terjadi melalui keputusan juri.
Namun, catatan tersebut tidak membuat Volkanovski mengubah prediksinya. Ia tetap melihat Makhachev sebagai petarung yang lebih berpeluang memenangkan pertarungan.
Volkanovski Jagokan Islam Makhachev Menang
Volkanovski memperkirakan Machado Garry akan mencoba mengandalkan kemampuan striking dan pertarungan di dekat pagar untuk menghindari dominasi grappling Makhachev.
"Saya rasa Islam akan menang," kata Volkanovski.
"Dia pasti bisa menyelesaikan pertarungan dengan kuncian. Saya rasa dia bisa membawa pertarungan ke tanah."
Menurut Volkanovski, Machado Garry harus tampil sangat disiplin jika ingin bertahan selama lima ronde.
"Saya bisa melihat Ian Garry sukses dalam beberapa teknik bertarung berdiri, beberapa teknik di dekat dinding. Saya rasa dia akan memvariasikan gaya bertarungnya, mencoba untuk tetap sangat rendah dan sangat sabar."
Ia menilai Machado Garry bahkan mungkin harus menerapkan strategi yang tidak terlalu menghibur demi menjaga jarak dan menghindari permainan grappling Makhachev.
"Dia harus memainkan gaya yang membosankan agar sangat efektif dan mencoba melakukannya selama 25 menit. Itu akan sulit."
Pada akhirnya, Volkanovski tetap memilih Makhachev sebagai pemenang. Ia bahkan membuka kemungkinan sang juara mengakhiri pertarungan sebelum lima ronde berakhir.
"Saya akan memilih Islam. Saya rasa dia akhirnya akan menguasai pertarungan di tanah, dia akan memenangkan ronde karena itu, dan tidak hanya itu, dia bisa menyelesaikan pertarungan."