- Kolase tvOnenews.com / instagram /@iangarry / @khabib_nurmagomedov
Petarung Keturunan Palestina Ini Prediksi Duel Islam Makhachev vs Ian Machado Garry di UFC 330, Siapa Tumbang?
tvOnenews.com - Mantan juara kelas welter UFC, Belal Muhammad, memberikan prediksinya untuk duel Islam Makhachev vs Ian Machado Garry di UFC 330. Berbekal pengalaman pernah menghadapi Garry dan berlatih bersama Makhachev, Muhammad menilai sang juara memiliki keunggulan di pertarungan bawah.
Islam Makhachev akan menjalani pertahanan pertama gelar kelas welterweight saat menghadapi Ian Ian Machado Garry dalam pertarungan utama UFC 330 di Xfinity Mobile Arena, Philadelphia.
Belal Muhammad memiliki pengalaman menghadapi kedua petarung tersebut. Ia pernah berlatih bersama Makhachev, sementara pertarungannya melawan Machado Garry berakhir dengan kekalahan melalui keputusan bulat di UFC Fight Night 265.
- Instagram.com/ufc
Menurut Belal, kunci kemenangan Makhachev adalah membuat Machado Garry kehilangan ruang untuk bergerak. Ia menilai kemampuan Garry dalam menjaga jarak, menghindari serangan, dan memperlambat tempo pertarungan menjadi salah satu senjata utama petarung asal Irlandia tersebut.
"Islam sangat bagus. Dia sangat bagus di mana-mana," kata Muhammad di kanal YouTube-nya.
"Dia cerdas, dan mereka biasanya datang dengan rencana permainan yang bagus. Jadi saya pikir dengan Islam, ini semua tentang memojokkan lawan – memojokkan lawan, membuat Garry tidak nyaman di posisi bertahan, lebih dekat ke pagar, dan saya pikir pada akhirnya, itu akan membuat Garry lelah."
Belal Muhammad menilai Ian Machado Garry sengaja bertarung dengan tempo yang lebih lambat karena memahami kondisi fisiknya sendiri. Garry dianggap lebih mengandalkan mobilitas, pergerakan, serta serangan balik ketimbang mencari kemenangan melalui satu pukulan keras.
"Garry sangat pandai bergerak dan menghindar, berlari, menjaga pertarungan tetap berjalan lambat. Saya pikir dia melakukan itu karena dia tahu dia akan lelah. Dia tahu dia akan kehabisan tenaga," lanjut Muhammad.
"Dia tidak memiliki kekuatan KO satu pukulan, jadi dia akan bergerak dan menghindar, membuat Anda frustrasi, dan dia tidak peduli jika itu hanya pertarungan yang membosankan. Dia tidak peduli jika itu pertarungan yang lambat. Dia tidak peduli jika penonton mencemooh."
Karena itu, Belal menyarankan Islam Makhachev untuk tidak memberikan kesempatan kepada Garry mengendalikan jarak. Sang juara harus terus menekan dan masuk dengan kombinasi pukulan sebelum membawa pertarungan ke pagar atau matras.
"Dia tahu jika dia memukul dan tidak dipukul, dia menang. Jadi untuk Islam, Anda harus memojokkan lawan. Dan ketika Anda masuk, itu harus berupa kombinasi pukulan."
Muhammad juga memperingatkan Islam Makhachev mengenai kemampuan Garry dalam melakukan serangan balik. Menurutnya, postur tubuh Garry yang lebih tinggi membuatnya mampu membaca serangan lawan dengan baik.
"Garry sangat pandai melakukan serangan balik dengan satu pukulan. Dia akan menunggu pukulan itu, bersandar ke belakang, lalu melancarkan kombinasi 1-2 atau pukulan silang dari atas. Dia lebih tinggi, jadi dia bisa melihat banyak hal."
- Instagram/islam_makhachev
Selain pukulan, Muhammad memperkirakan tendangan ke kaki depan juga akan menjadi salah satu senjata Garry. Karena itu, Makhachev dinilai harus mampu mengantisipasi serangan tersebut sekaligus memperpendek jarak.
"Dan ketika dia menendang, dia akan mengincar tendangan rendah, tendangan betis. Saya pikir dia akan menyerang kaki depan Anda karena Anda kidal-ortodoks. Dia akan melakukan tendangan menginjak di sana, jadi angkat lutut Anda, tahan, angkat kembali, lalu perpendek jarak saat dia melakukannya."
"Jika Anda tetap berada di luar jangkauan tendangannya, itu akan membuatnya frustrasi."
Meski Machado Garry sebelumnya mampu menggagalkan seluruh tujuh percobaan takedown Muhammad dalam pertarungan mereka, mantan juara kelas welter UFC itu tetap menjagokan Makhachev.
Muhammad memperkirakan duel tersebut tidak akan berakhir cepat. Ia justru melihat pertarungan berlangsung hingga ronde-ronde akhir sebelum kemampuan grappling Makhachev menjadi pembeda.
"Saya memilih Islam," kata Muhammad.
"Saya pikir pertarungan akan berlangsung lebih lama. Saya rasa tidak akan berakhir cepat. Saya pikir mungkin akan sampai ronde keempat dan kelima, dan jika Garry unggul di tiga ronde pertama, saya bisa membayangkan dia akan kalah di ronde kelima."
Muhammad bahkan membuka kemungkinan Makhachev mengakhiri pertarungan melalui submission.
"Saya bisa membayangkan Islam akan melakukan kuncian. Saya rasa pertarungan tidak akan berlangsung lama dalam posisi berdiri, saya pikir Islam akan melakukan beberapa takedown, jadi saya memilih Islam."