- Kolase tvOnenews.com / Instagram/theufcbaddy / @iliatopuria
Paddy Pimblett Sindir Keras Ilia Topuria karena Tuduh Justin Gaethje Curang
tvOnenews.com - Paddy Pimblett melontarkan kritik tajam kepada Ilia Topuria terkait tudingan yang diarahkan kepada Justin Gaethje setelah kekalahan mereka dalam pertarungan perebutan gelar kelas ringan UFC.
Topuria sebelumnya menuduh Gaethje melakukan manipulasi pada sarung tangannya dalam pertarungan perebutan gelar kelas ringan di UFC Freedom 250 pada Juni lalu.
Pertarungan tersebut berakhir dengan kekalahan Topuria setelah timnya menghentikan pertandingan. Petarung berjuluk "El Matador" itu juga mengalami patah tulang orbital di kedua sisi wajahnya akibat pertarungan tersebut.
- X @UFC
Tuduhan Ilia Topuria kemudian memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan rematch. Komentator UFC Jon Anik bahkan menyebut telah ada pembicaraan internal mengenai potensi duel kedua antara Justin Gaethje dan Topuria.
Menurut Anik, Topuria kemungkinan besar hanya ingin mendapatkan kesempatan untuk kembali menghadapi Justin Gaethje.
Di tengah situasi tersebut, Arman Tsarukyan semakin memperkuat peluangnya untuk menjadi penantang berikutnya. Tsarukyan baru saja mencatat kemenangan KO atas Mauricio Ruffy dalam laga utama kedua UFC 331 di Crypto.com Arena, Los Angeles, Sabtu.
Paddy Pimblett melihat kemenangan tersebut bisa membawa Tsarukyan semakin dekat dengan perebutan gelar. Namun, ia juga tidak menutup kemungkinan terjadinya pertandingan ulang antara Topuria dan Gaethje.
"Dengan Arman, bisa dibilang gelar juara akan segera diraih," kata Pimblett di kanal YouTube-nya.
"Dengan semua hal yang muncul sekarang tentang Ilia dan Justin, saya tidak akan terkejut jika mereka akhirnya bertarung dan melakukan rematch. Ilia mencoba mengatakan bahwa dia menggunakan sesuatu di sarung tangannya, yang jelas tidak pernah dia lakukan. Anda tahu, komisi mengawasi cara Anda membalut tangan Anda."
Pimblett kemudian memberikan penilaian lebih keras terhadap sikap Topuria setelah kekalahan tersebut. Ia menganggap tuduhan kepada Gaethje sebagai reaksi yang tidak tepat dari seorang petarung setelah mengalami kekalahan.
"Menurutku Ilia cuma cengeng aja, sok jadi pecundang, sedikit kekanak-kanakan. Jelas, Arman baru saja memposisikan dirinya sebagai penantang nomor 1, tapi di saat yang sama, dia hanya mengalahkan petarung peringkat 7. Kemenangan terakhirnya sebelum itu adalah melawan petarung peringkat 6, Dan Hooker, yang sekarang berada di peringkat sekitar 13. Dia kalah dua atau tiga pertarungan lagi sejak saat itu. Kita lihat saja apa yang terjadi. Kita lihat bagaimana semuanya akan berjalan."