- X @UFC
Bukan Ilia Topuria, Justin Gaethje Dikabarkan Bakal Hadapi Petarung Kontroversial Ini
tvOnenews.com - Masa depan Justin Gaethje di kelas ringan UFC mulai menjadi sorotan. Manajernya, Ali Abdelaziz, memastikan Gaethje tidak akan langsung kembali menghadapi Ilia Topuria meski sebelumnya sempat muncul wacana pertandingan ulang.
Topuria mengalami kekalahan dalam perebutan gelar kelas ringan melawan Gaethje pada Juni lalu di UFC Freedom 250. Gaethje sendiri merupakan petarung yang dikelola Abdelaziz.
Sebelumnya, komentator UFC Jon Anik mengungkapkan adanya pembicaraan internal mengenai kemungkinan rematch antara keduanya. Namun, Abdelaziz menegaskan bahwa Topuria tidak memiliki kendali untuk menentukan lawan Gaethje berikutnya.
- X @UFC
"Dia tidak akan melawan Justin Gaethje selanjutnya," kata Abdelaziz dilansir dari Submission Radio.
"Dia tidak menentukan segalanya. Hanya satu orang di masa lalu yang melakukan itu, dan namanya Conor McGregor, dan dia bukan Conor McGregor. Tidak ada yang seperti dia. Dia menjadi favorit karena semua orang mengira dia lebih baik dari Justin. Saya yakin Justin Gaethje akan mengalahkannya sembilan dari sepuluh kali. Anda tahu mengapa? Justin selalu unggul darinya. Saya rasa dia tidak bisa mengalahkan Justin Gaethje."
Menurut Abdelaziz, Ilia Topuria memang memiliki kemampuan untuk menyulitkan Gaethje. Namun, ia menilai hasil pertarungan sebelumnya menunjukkan bahwa Topuria gagal memanfaatkan peluang tersebut.
"Dia pikir dia bisa, dan memang seharusnya dia bisa. Dia hampir mengalahkan Justin Gaethje, tapi dia gagal. Pada akhirnya, pertarungan ini tidak akan pernah terjadi. Saya bisa katakan ini: Justin Gaethje tidak akan mendapat keuntungan apa pun jika mengalahkan Ilia Topuria lagi. ... Dan UFC, mereka menjalankan bisnis dengan baik. Mengapa memberi kesempatan kepada salah satu juara terbesar Anda yang mungkin akan kalah lagi, dan dia akan menjadi barang rusak seumur hidup. Itu akan gila."
Abdelaziz juga menyinggung tuduhan Topuria yang menyebut Justin Gaethje melakukan manipulasi terhadap sarung tangan saat pertarungan mereka. Menurutnya, pernyataan tersebut tidak lebih dari upaya untuk membuka jalan menuju pertandingan ulang sekaligus mengalihkan perhatian dari duel penentuan penantang nomor satu antara Arman Tsarukyan dan Mauricio Ruffy di UFC 331.