news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Para pembalap di MotoGP Mandalika 2025.
Sumber :
  • Reuters

Jadi Saksi Mata Kecelakaan Marco Bezzecchi dan Marc Marquez, Joan Mir Ungkap Fakta Sebenarnya

Marc Marquez dan Marco Bezzecchi gagal finis di MotoGP Mandalika 2025 usai mengalami insiden di awal balapan.
Senin, 6 Oktober 2025 - 14:33 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pembalap Tim Honda HRC Castrol, Joan Mir, menjadi saksi langsung insiden dramatis yang melibatkan Marco Bezzecchi dari Aprilia Racing dan Marc Marquez dari Ducati Lenovo di MotoGP Mandalika 2025. Ia kemudian menyoroti titik kecelakaan yang menurutnya memiliki risiko tinggi, terutama kondisi gravel di area tikungan tujuh.

Musibah kembali menimpa Marc Marquez dalam balapan utama di Sirkuit Mandalika, Lombok, pada Minggu (5/10/2025). Pembalap asal Spanyol itu terjatuh usai tersenggol dari belakang oleh Marco Bezzecchi saat keduanya tengah bersaing ketat di tikungan tajam.

Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez di MotoGP Mandalika 2025
Sumber :
  • Instgram/Marc Marquez

 

Benturan keras membuat keduanya kehilangan kendali dan terseret jauh ke area gravel di sisi lintasan. Akibatnya, Marquez mengalami cedera patah tulang bahu kanan, sementara Bezzecchi dilaporkan selamat tanpa luka berat.

Joan Mir yang berada tepat di belakang kedua pembalap tersebut melihat langsung bagaimana insiden itu terjadi. Ia mengaku ngeri menyaksikan momen ketika motor Bezzecchi menghantam permukaan gravel setelah terpental keluar trek.

Menurut Mir, tikungan tujuh Sirkuit Mandalika seharusnya mendapat perhatian lebih dari penyelenggara MotoGP. Ia menilai keberadaan gravel di area tersebut justru memperbesar potensi cedera serius bagi para pembalap.

“Saya ada di belakang Marco dan Marc saat kecelakaan itu terjadi, dan saya bisa melihat betapa keras benturannya,” ungkap Mir dikutip dari Motosan, Senin (6/10/2025). “Saya khawatir dengan kondisi Marc, tapi yang lebih menakutkan justru situasi yang dialami Bezzecchi,” lanjutnya.

Mir mengaku heran mengapa area keluar lintasan di tikungan tersebut masih menggunakan gravel. Ia berpendapat, permukaan aspal justru akan lebih aman karena dapat mengurangi risiko terguling atau terpental keras.

“Saat keluar trek, Bezzecchi menabrak semacam undakan sebelum masuk ke gravel dengan kecepatan tinggi,” ujar Mir. “Saya tidak mengerti kenapa masih ada gravel di sana, kalau aspal pasti jauh lebih aman untuk kami,” tambahnya.

Pembalap asal Spanyol itu menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama di setiap sirkuit MotoGP. Menurutnya, kecelakaan seperti ini seharusnya bisa diminimalisir jika area lintasan dirancang dengan lebih modern dan ramah keselamatan.

Lebih jauh, Mir menilai bahwa insiden itu murni akibat kesalahan perhitungan di lintasan. Ia menduga Bezzecchi tidak memperkirakan kecepatan Marquez dengan tepat sehingga tabrakan tidak bisa dihindari.

“Tak ada pembalap yang ingin hal seperti ini terjadi,” ujar Mir. “Mungkin Marco salah menghitung kecepatan Marc, dan akhirnya terjadi kontak dari belakang, tapi dampaknya benar-benar berbahaya,” lanjutnya.

Kecelakaan ini sekaligus menjadi pelajaran penting bagi panitia dan pihak keamanan MotoGP. Mir berharap evaluasi segera dilakukan agar tragedi serupa tidak kembali menimpa pembalap di masa mendatang.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:06
01:40
06:17
04:38
03:58
07:44

Viral