- Oracle Red Bull Racing
Resmi Berseragam Red Bull di F1 2026, Isack Hadjar Tak Sabar untuk Belajar Banyak Hal dari Max Verstappen
tvOnenews.com - Isack Hadjar bersiap menghadapi tantangan terbesar nya di Formula 1 saat resmi menjadi pembalap Red Bull di F1 2026.
Pembalap muda Prancis itu langsung diuji dengan rekan setim sekelas Max Verstappen yang dominan atas semua tandem sejak 2019.
Meski tantangan berat menanti, Hadjar justru menyambut peluang tersebut dengan antusiasme tinggi.
- Facebook/Oracle Red Bull Racing
Ia melihat kesempatan satu garasi dengan Verstappen sebagai ruang belajar yang sangat berharga.
"Keren sekali, Saya baru berusia 21 tahun. Saya mulai balap mobil single-seater pada tahun 2019, dan saya bisa menjadi rekan satu tim dengan pembalap terbaik di grid. Ini adalah hak istimewa yang sangat, sangat besar." katanya
Hadjar menilai Verstappen memiliki keunggulan luar biasa dalam kondisi balapan apa pun, termasuk saat mobil tidak berada di level terbaik.
"Rasanya seperti, mengapa dia bisa hampir menjadi juara dunia tanpa mobil terbaik? Ada balapan-balapan dengan kondisi yang sangat sulit dan dia selalu bisa berada di sini." ujar Hadjar.
"Selain itu, kemampuannya untuk... dia selalu muncul di Q3. Dia selalu berusaha dan menemukan waktu putaran yang lebih baik." sambungnya.
- Oracle Red Bull Racing
Menurut Hadjar, keunggulan Verstappen terlihat jelas saat peluang kemenangan tampak sangat kecil.
"Jika ada satu kesempatan, jika ada satu skenario dari 10 juta kemungkinan, hanya ada satu di mana dia benar-benar akan memenangkan perlombaan; dia akan memenangkan perlombaan itu." terang Hadjar.
Hadjar menegaskan pengalaman panjang Verstappen membuat perbedaan besar di lintasan.
“Begitu dia masuk ke dalam mobil, Anda bisa melihat perpaduan antara kemampuan alaminya dan Anda bisa tahu bahwa 11 tahun pengalamannya di F1 juga membuahkan hasil. Dia masuk ke dalam mobil dan saya merasa dia mengendarai mobil F1 ini seperti go-kart. Itulah perbedaannya.” pungkasnya.
(akg)