- Instagram.com/@ducaticorse
Ducati Lenovo Resmi Rilis Livery Spesial Peringatan Satu Abad untuk MotoGP 2026
Jakarta, tvOnenews.com - Tim pabrikan Ducati Lenovo resmi merilis livery terbarunya, di mana tampilannya sangat spesial karena sekaligus menjadi peringatan satu abad di MotoGP 2026.
Ducati Corse secara resmi telah memperkenalkan livery motor terbaru Desmosedici GP26 untuk tampil di MotoGP 2026, pada acara yang digelar di Trentino, Italia, pada Senin (19/1/2026) malam WIB.
Tim asal Borgo Panigale, Italia tersebut untuk kali ini menyuguhkan tampilan yang berbeda dari sebelumnya. Yakni menampilkan warna merah ikoniknya namun kini sedikit lebih gelap, selain itu juga kembali mengkombinasikannya dengan warna putih yang mengingatkan pada era Casey Stoner saat meraih gelar juara dunia pertama untuk Ducati di musim 2007.
Melansir dari laman resmi MotoGP, livery ini terasa sangat spesial karena menjadi peringatan 100 tahun berdirinya Ducati pada 1926 silam.
Sehingga peringatan satu abad tersebut juga tercermin dalam livery Desmosedici GP26 dengan warna merah 'Rosso Centenario matte' dan garis putih ganda.
Warna merah tua, terinspirasi dari warna merah Ducati 60 (1949), motor lengkap pertama yang menandai masuknya ke dunia manufaktur sepeda motor, hingga Gran Sport "Marianna" (1955), yang menjadi Ducati pertama yang dirancang untuk balap oleh Fabio Taglioni.
Selain itu Ducati Lenovo juga kembali memperkenalkan susunan pembalapnya yakni Francesco Bagnaia dan Marc Marquez, yang membuat mereka juga disebut sebagai 'Dream Team' di kelas premier.
- Instagram.com/@ducaticorse
Marc Marquez sendiri mengatakan bahwa balapan MotoGP 2026 tetap akan menjadi tantangan tersendiri baginya karena mempertahankan status sebagai juara bertahan dirasa akan sulit. Meski demikian, ia siap untuk menghadapi apapun dan akan memberikan yang terbaik.
"Tahun 2025 adalah momen kunci dalam hidup dan karier saya. Sebuah tantangan melawan segala rintangan, untuk membuktikan kepada diri sendiri terlebih dahulu bahwa saya bisa menang lagi. Saya tidak terlalu memperhatikan angka dan rekor, tetapi musim 2026 merupakan tantangan tambahan," kata Marc.
"Memperkuat posisi saya akan lebih sulit lagi, tetapi kami memiliki kemampuan untuk memaksimalkan paket Desmosedici GP, yang merupakan paket paling kompetitif dan andal."
"Mendapatkan kembali kepercayaan diri saya setelah cedera adalah tujuan pertama, kemudian menampilkan pertunjukan di lintasan bersama Ducati Lenovo Team, yang warnanya akan saya coba hormati sebaik mungkin lagi tahun ini. Dalam sesi latihan pertama di atas motor, sensasinya lebih dari positif, tetapi Malaysia akan menjadi ujian sesungguhnya pertama musim ini." jelasnya lagi.
Di sisi lain, Francesco Bagnaia mengatakan bahwa segala tantangan yang ia hadapi di MotoGP 2025 menjadi pelajaran untuk tampil lebih baik di musim selanjutnya. Ia juga mengatakan tak akan pernah menyerah dalam berjuang.
"Saya meninggalkan tahun yang penuh tantangan, tetapi tahun yang telah banyak mengajarkan saya dan makin memperkuat keinginan saya untuk kembali ke lintasan sesegera mungkin dengan Desmosedici GP yang baru. Penting untuk berjuang sampai akhir, tidak pernah menyerah, menghadapi setiap situasi, dan belajar dari setiap pengalaman," kata Bagnaia.
"Musim 2026 akan memiliki makna khusus: kesempatan baru untuk menunjukkan potensi penuh kami dalam tahun perayaan 100 tahun Ducati dan dengan corak yang benar-benar mengesankan." tutupnya.
(nad)