GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Francesco Bagnaia Kirim Sinyal Tinggalkan Ducati, Prediksi Jorge Lorenzo Jadi Kenyataan?

Spekulasi mengenai masa depan Francesco Bagnaia bersama Ducati Lenovo Team terus memanas jelang berakhirnya kontraknya. 
Selasa, 17 Maret 2026 - 19:48 WIB
Gigi Dall'Igna dan Francesco Bagnaia
Sumber :
  • Instagram/Francesco Bagnaia

Jakarta, tvOnenews.com - Spekulasi mengenai masa depan Francesco Bagnaia bersama Ducati Lenovo Team terus memanas jelang berakhirnya kontraknya. 

Pembalap yang akrab disapa Pecco itu mulai memberi isyarat bahwa kebersamaannya dengan tim pabrikan asal Borgo Panigale berpotensi tidak berlanjut setelah musim MotoGP 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Francesco Bagnaia di Ducati
Francesco Bagnaia di Ducati
Sumber :
  • Ducati Corse

Bursa transfer pembalap besar di MotoGP 2027 sendiri sebelumnya sudah diprediksi oleh legenda balap, Jorge Lorenzo.

Por Fuera meyakini rumor yang beredar bukan hanya kabar burung belaka.

Untuk diketahui, kontrak Bagnaia memang baru akan habis pada akhir musim 2026. Namun, situasi yang berkembang membuat namanya sudah masuk dalam radar bursa transfer pembalap untuk musim 2027.

Rumor kepindahan pun mulai bermunculan. Bagnaia disebut-sebut berpeluang merapat ke Aprilia Racing, meski hingga kini kabar tersebut masih sebatas spekulasi di paddock.

Menanggapi isu tersebut, Bagnaia mengaku sebenarnya memiliki keinginan untuk mengakhiri kariernya bersama Ducati. Akan tetapi, kondisi yang ia alami musim lalu membuka kemungkinan perubahan arah.

“Impian dan tujuan saya adalah memulai dan mengakhiri karier di MotoGP bersama Ducati. Sayangnya, musim lalu kami menghadapi beberapa kesulitan, dan wajar jika situasi bisa berubah,” ujar Bagnaia.

Performa Bagnaia pada musim 2025 memang jauh dari kata ideal. 

Ia kesulitan bersaing di papan atas klasemen, berbanding terbalik dengan rekan setimnya, Marc Marquez, yang langsung tampil dominan dan merebut gelar juara di musim debutnya bersama Ducati.

Meski demikian, Bagnaia menepis anggapan bahwa penurunan performanya dipengaruhi kehadiran Marquez. Ia menilai masalah utama justru terletak pada adaptasinya terhadap motor terbaru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Marc datang dan mendominasi, tidak ada yang bisa disalahkan dari dirinya. Saya tidak mampu mengendarai motor yang sudah berubah dibandingkan tahun sebelumnya, ketika semuanya terasa sempurna. Saya mengalami kesulitan besar. Bukan karena Marc, tetapi karena saya tidak bisa menampilkan potensi terbaik saya,” tegasnya.

Situasi ini membuat masa depan Bagnaia kian sulit diprediksi. Dengan tekanan performa dan dinamika tim yang berubah, keputusan besar soal kariernya tampaknya hanya tinggal menunggu waktu.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Bisa Penuhi Janjinya Kepada Penggemar Red Sparks, Ko Hee-jin Pasang Badan Sampaikan Permohonan Maaf ke Fans

Tak Bisa Penuhi Janjinya Kepada Penggemar Red Sparks, Ko Hee-jin Pasang Badan Sampaikan Permohonan Maaf ke Fans

Mantan tim yang pernah diperkuat oleh Megawati Hangestri, yakni Daejeon Red Sparks, harus mengakhiri Liga Voli Korea 2025/2026 dengan hasil yang sangat pahit.
DPR Sentil Usulan KPU Jadi Kekuasaan Keempat: Integritas Lebih Mendesak Dibenahi

DPR Sentil Usulan KPU Jadi Kekuasaan Keempat: Integritas Lebih Mendesak Dibenahi

Wacana menjadikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai cabang kekuasaan negara keempat menuai sorotan DPR RI.
Peruri Berangkatkan 500 Pemudik dalam Program Mudik Nyaman Bersama BUMN

Peruri Berangkatkan 500 Pemudik dalam Program Mudik Nyaman Bersama BUMN

Peruri memberangkatkan 500 pemudik dalam program Mudik Nyaman Bersama BUMN 2026 bertema “Mudik Aman, Berbagi Harapan”.
Bak Bumi dan Langit, Beda Perlakuan AFC Atas Sanksi Timnas Timor Leste dan Malaysia Soal Pemain Naturalisasi Ilegal: Ranking FIFA Jadi Pembeda

Bak Bumi dan Langit, Beda Perlakuan AFC Atas Sanksi Timnas Timor Leste dan Malaysia Soal Pemain Naturalisasi Ilegal: Ranking FIFA Jadi Pembeda

AFC akhirnya mengeluarkan sanksi bagi Malaysia usai terbukti memainkan pemain naturalisasi ilegal dalam dua pertandingan Kualifikasi Piala Asia 2027 melawan Laos dan Vietnam. 
Cegah Kemacetan,  Polisi di Brebes Terapkan One Way Lokal di Jalan Arteri Ketanggungan

Cegah Kemacetan, Polisi di Brebes Terapkan One Way Lokal di Jalan Arteri Ketanggungan

Guna mencegah terjadinya kemacetan lalu lintas kendaraan pada H-4 Lebaran tahun 2026 di jalan Arteri Ketanggungan, Brebes Jawa Tengah. Jajaran Polres Brebes, mulai menerapkan satu arah atau one way lokal, pada Selasa (17/03/2026) siang.
PP TUNAS Berlaku, DPR Desak Guru Melek Digital dan Tak Lagi Gaptek

PP TUNAS Berlaku, DPR Desak Guru Melek Digital dan Tak Lagi Gaptek

Penerapan Peraturan Pemerintah tentang pelindungan anak di ruang digital (PP TUNAS) mulai 28 Maret 2026 tak boleh hanya berhenti sebagai regulasi.

Trending

Datang Jauh dari Tiongkok ke Rumah Dedi Mulyadi, Eks Mertua Vina Cirebon Ungkap Hal Mengejutkan

Datang Jauh dari Tiongkok ke Rumah Dedi Mulyadi, Eks Mertua Vina Cirebon Ungkap Hal Mengejutkan

​​​​​​​Mertua Vina Cirebon datang jauh dari Tiongkok menemui Dedi Mulyadi untuk klarifikasi kasus viral. Mereka mengungkap kekecewaan hingga fakta mengejutkan.
Begini Perkiraan Formasi Timnas Indonesia Jika John Herdman Dengarkan Saran Asisten Pelatih Simon Grayson

Begini Perkiraan Formasi Timnas Indonesia Jika John Herdman Dengarkan Saran Asisten Pelatih Simon Grayson

Familiar dengan pola tiga bek dan fokus menyerang dari sayap, begini prediksi formasi Timnas Indonesia dalam debut John Herdman dan asistennya Simon Grayson.
Eks Kapten Jerman Rp 43 Miliar Berdarah Surabaya Beri Sinyal Bela Timnas Indonesia, Kandidat Pengganti Thom Haye

Eks Kapten Jerman Rp 43 Miliar Berdarah Surabaya Beri Sinyal Bela Timnas Indonesia, Kandidat Pengganti Thom Haye

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan salah satu pemain muda yang sedang berkembang di kompetisi Jerman, Laurin Ulrich. Disebut jadi suksesor Thom haye.
Media Belanda Keheranan Jens Raven Dipanggil Timnas Indonesia, Striker Bali United itu Jadi Sorotan

Media Belanda Keheranan Jens Raven Dipanggil Timnas Indonesia, Striker Bali United itu Jadi Sorotan

Media Belanda menyoroti pemanggilan Jens Raven ke Timnas Indonesia oleh John Herdman untuk FIFA Series 2026. Striker Bali United itu berpeluang debut bersama Garuda.
Media Inggris Tak Habis Pikir, Simon Grayson Gabung Timnas Indonesia sebagai Asisten John Herdman

Media Inggris Tak Habis Pikir, Simon Grayson Gabung Timnas Indonesia sebagai Asisten John Herdman

Penunjukan Simon Grayson sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia di bawah John Herdman menarik perhatian media Inggris, berkat rekam jejak panjangnya di sepak bola Eropa dan Asia.
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026, Main 27 Maret

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026, Main 27 Maret

Timnas Indonesia akan tampil pada ajang FIFA Series 2026 yang digelar pada 27 dan 30 Maret 2026 di Jakarta. Pada pertandingan pertama, skuad Garuda dijadwalkan
Tolak Mentah-mentah Tawaran Timnas Indonesia, Pemain Arsenal Ini Pilih Fokus Bela Belanda

Tolak Mentah-mentah Tawaran Timnas Indonesia, Pemain Arsenal Ini Pilih Fokus Bela Belanda

Gelandang muda Arsenal, Demiane Agustien, menolak tawaran membela Timnas Indonesia dan memilih fokus memperkuat Belanda U-19 jelang UEFA European U-19 Championship 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT