- Pramac Racing
Padahal Belum Debut di MotoGP, Tapi Legenda Yamaha Ini Sangat Yakin Toprak Razgatlioglu akan Bersinar Musim Depan
tvOnenews.com - Kepindahan Toprak Razgatlioglu ke MotoGP 2026 langsung menyedot perhatian besar, meski pembalap asal Turki itu belum menjalani satu balapan pun di kelas utama.
Namun, salah satu legenda MotoGP yakni Giacomo Agostini, secara terbuka menyatakan keyakinannya bahwa Toprak Razgatlioglu mampu meraih kesuksesan bersama Yamaha di MotoGP.
Pramac Yamaha membuat langkah besar musim panas lalu dengan merekrut juara WorldSBK tiga kali tersebut melalui kontrak multi-tahun.
- Instagram.com/@pramacracing
Toprak akan berduet dengan Jack Miller di tim satelit Yamaha, sekaligus menyambut era baru penggunaan motor V4 pada musim 2026.
Debutnya sangat dinantikan publik, walau tantangan adaptasi langsung menanti, terutama penggunaan ban Michelin sebelum MotoGP beralih ke Pirelli pada 2027.
Peralihan ini dinilai krusial, mengingat Pirelli merupakan ban yang sudah sangat familiar bagi Razgatlioglu selama berkarier di WorldSBK.
Agostini, yang hadir dalam peluncuran tim Pramac, berbagi pandangannya soal potensi sang pembalap Turki.
“Dia telah membuktikan dirinya sangat bagus di Superbike,” kata Agostini.
“Tentu saja, MotoGP sedikit lebih rumit dan sulit, tetapi jika dia memiliki bakat, dia akan sukses di sana juga.” lanjutnya.
- Pramac Racing
Agostini menekankan pentingnya pembuktian di lintasan balap, bukan sekadar ekspektasi.
“Mencintai olahraga ini dan mencintai para pembalapnya, wajar untuk selalu berpikir bahwa mereka akan berprestasi dengan baik.” ujar Agostini.
“Kita harus berharap, tetapi fakta-fakta lah yang penting. Jadi, kita akan lihat di beberapa balapan pertama.” sambungnya.
Agostini juga membandingkan pengalaman pribadinya saat pindah ke Yamaha.
“Saat saya pindah ke Yamaha, saya memenangkan dua kejuaraan dunia di kelas 350cc dan 500cc. Bahkan, saya langsung memenangkan balapan pertama. Tapi saya sudah berasal dari motor grand prix, sementara dia berasal dari Superbike. Perbedaannya tidak besar, kecil, tapi itu perbedaan yang penting.” ujar Agostini.
Sementara itu, Razgatlioglu sendiri mengakui musim debutnya akan berat dan menyebut MotoGP 2026 sebagai tantangan besar.