Terungkap Senjata Rahasia Aprilia Bisa Dominan di Seri Pembuka MotoGP 2026, Legal atau Tidak?
- Speedweek.com
Jakarta, tvOnenewscom - Perangkat baru yang dipakai Aprilia di seri pembuka MotoGP Thailand 2026 membuat tim asal Italia itu tampil sangat dominan.
CEO Aprilia Racing Massimo Rivola memastikan bahwa komponen aerodinamika yang disebut-sebut mirip konsep “F-Duct” pada motor RS-GP sepenuhnya legal dalam regulasi MotoGP.

- Crash.net
Meski fungsi pastinya masih dirahasiakan, Rivola menegaskan tidak ada pelanggaran aturan dalam penggunaan komponen tersebut.
Ia bahkan menilai bukan tidak mungkin tim lain akan meniru konsep yang digunakan Aprilia di masa depan.
“Saya melihat banyak media, dan khususnya banyak fotografer, sangat tertarik mengamati motor kami dengan sangat dekat. Saya tidak tahu apakah yang lain akan meniru kami, tetapi ini bukan pertama kalinya hal seperti itu terjadi,” kata Rivola.
Perhatian publik tertuju pada dua lubang kecil yang terletak di atas sayap depan motor RS-GP.
Lubang tersebut terhubung dengan saluran keluar udara yang berada di sisi kiri dan kanan pembalap.
Saluran udara itu berada tepat di bawah siku pembalap ketika berada dalam posisi menunduk saat melaju kencang di lintasan lurus. Bagian keluarnya juga dilengkapi dengan lapisan karet.
Sejumlah pihak menduga lapisan karet tersebut membantu pembalap menutup saluran udara saat melaju di trek lurus sehingga aliran udara dapat diblokir atau dialihkan untuk meningkatkan performa aerodinamika.
Dalam regulasi MotoGP, penggunaan perangkat aerodinamika yang bergerak memang dilarang.
Namun aturan tersebut lebih merujuk pada komponen yang dapat disesuaikan secara aktif atau berubah bentuk akibat beban selama balapan.
Rivola menegaskan bahwa komponen yang digunakan Aprilia tidak melanggar aturan tersebut.
“Tidak, itu sepenuhnya legal, jadi saya sangat santai,” ujar Rivola.
Teknologi yang disebut-sebut sebagai F-Duct itu memang memunculkan berbagai spekulasi mengenai fungsinya, mulai dari membantu pendinginan hingga sistem untuk mengurangi efek sayap aerodinamis.
Namun Rivola mengakui bahwa peningkatan performa aerodinamika menjadi salah satu faktor penting di balik performa kuat motor RS-GP pada balapan di Thai Grand Prix yang berlangsung di Chang International Circuit.
Load more