- Ducati Corse
Davide Tardozzi: Gaji Bukan Masalah, Marquez Masih Pertimbangkan Kontrak Ducati 2027-2028
Jakarta, tvOnenews.com - Davide Tardozzi, manajer Ducati Lenovo Team, menegaskan bahwa persoalan gaji bukanlah hambatan dalam negosiasi kontrak baru Marc Marquez. Namun, pembalap Spanyol itu meminta waktu untuk mempertimbangkan masa depannya di MotoGP 2027 dan 2028.
Kontrak Marquez dengan Ducati akan habis pada akhir musim ini. Sebelumnya, sempat muncul rumor bahwa ia ingin kembali ke tim pabrikan Honda, tetapi belakangan ia mengaku semakin dekat dengan kesepakatan perpanjangan kontrak bersama Ducati.
“Siapa orang gila yang tidak mau Marc? Semua orang menginginkannya. Kami sudah bilang, prioritas kami adalah memperbarui kontrak Marc. Tapi tentu saja, Marc juga mendapat tawaran-tawaran menarik,” ujar Tardozzi kepada Motorsport.com, Sabtu (24/1/2026).
Tardozzi juga memberi sinyal bahwa Marquez tidak menuntut gaji besar secara berlebihan, sehingga proses negosiasi berjalan lancar meski membutuhkan sedikit waktu lebih lama.
“Dari sisi teknis maupun ekonomi, peluang kami bagus. Dia sudah mengenal kami dan kami juga mengenalnya. Itu membuat kami bisa bersabar sedikit, karena firasat kami positif,” ungkapnya.
“Kami masih menunggu keputusan Marc. Kami berharap ia segera menentukan pilihan, semoga tetap bersama Ducati. Ia memang minta waktu, dan kami memberikannya,” lanjut Tardozzi.
Soal masa depan Pecco Bagnaia, Tardozzi menegaskan negosiasi akan dimulai setelah kontrak Marquez selesai dibahas.
“Setelah jelas apakah Marc lanjut atau tidak, kami akan fokus pada pembalap lain. Jika Marc pergi, prioritas kami adalah memperbarui kontrak Pecco,” tuturnya.
Sementara itu, Bagnaia terus dikaitkan dengan Monster Energy Yamaha dan Aprilia Racing, sementara Pedro Acosta dari Red Bull KTM Factory Racing disebut-sebut sebagai kandidat pengganti di Ducati jika Bagnaia pindah.