News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tanpa Beban Cedera, Marc Marquez Optimistis Bidik Kemenangan di MotoGP 2026

Marc Marquez mengatakan dirinya akan menyongsong MotoGP 2026 dengan kondisi mental yang jauh lebih santai. 
Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:10 WIB
Marc Marquez
Sumber :
  • marcmarquez93

Jakarta, tvOnenews.com - Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, menyongsong MotoGP 2026 dengan kondisi mental yang jauh lebih santai. 

Ia mengungkapkan bahwa suasana hatinya kini sangat berbeda dibandingkan awal musim 2025, ketika rasa gugup masih menyelimuti langkahnya karena baru bergabung dengan tim pabrikan Ducati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada musim lalu, tekanan mental justru tidak menghalanginya tampil impresif di lintasan. 

Marquez tampil luar biasa dengan meraih 14 kemenangan Sprint dan 11 kemenangan balapan utama sepanjang musim. 

Dengan kondisi psikologis yang kini lebih stabil, Marquez pun diprediksi menjadi ancaman besar bagi para rival di MotoGP 2026.

Saat menghadiri peluncuran tim Ducati Lenovo Team di Italia, Marquez juga tampak sudah lepas dari bayang-bayang cedera bahu kanan yang sempat ia alami akibat insiden dengan Marco Bezzecchi di Mandalika pada Oktober 2025.

"Saya terus membaik. Saya bekerja sangat keras selama musim dingin ini. Seri Thailand akan jadi target utama. Seperti yang Anda lihat di media sosial, saya sudah mengendarai jenis motor yang berbeda, jadi semuanya berjalan dengan baik," ujar Marquez, dikutip dari Crash.net.

Pembalap asal Spanyol itu menilai ketenangan menjadi faktor pembeda terbesar yang ia rasakan menjelang musim baru.

“Tahun ini saya merasa jauh lebih rileks. Tahun lalu saya cukup gugup, berdebar-debar. Tahun ini saya merasa agak berdebar untuk memulai musim, tapi saya sudah kenal orang-orangnya, motor saya, dan rekan setim saya," lanjutnya.

Sebagai pemegang sembilan gelar juara dunia, Marquez mengaku membawa ambisi lebih besar pada MotoGP 2026. 

Cedera bahu serta absennya dirinya di lima seri terakhir musim 2025 justru memantik motivasi tambahan untuk kembali bersaing di level tertinggi.

“Saya sangat suka mengendarai motor. Namun, ini bukan hanya soal mengendarai motor, tapi ini tentang kompetisi. Itu bahan bakar terbaik yang saya punya dalam tubuh saya. Musim seperti 2025 hanya memberikan lebih banyak motivasi," tutur Marquez.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menegaskan bahwa masa pemulihan panjang yang dijalaninya telah memberinya dorongan baru untuk kembali mengejar kemenangan.

"2025 memberi saya kekuatan yang cukup untuk bekerja keras lagi selama musim dingin ini dengan rehabilitasi yang panjang. Setiap hari saya bekerja, hanya berpikir ingin merasakan kemenangan lagi. Jadi, mari kita lihat apakah kita bisa melakukannya tahun ini," tutupnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi Miliki Motif Dendam dengan Korban, Tersinggung dan Merasa Direndahkan

Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi Miliki Motif Dendam dengan Korban, Tersinggung dan Merasa Direndahkan

Polisi mengungkap motif tiga orang pelaku lakukan penyiraman air keras ke seorang warga berinisial TW (54), di Kecamatan Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat.
Perkuat Pengawasan Pangan di Timur Indonesia, BGN Gandeng Karantina Sulsel untuk Amankan Program MBG

Perkuat Pengawasan Pangan di Timur Indonesia, BGN Gandeng Karantina Sulsel untuk Amankan Program MBG

BGN tidak hanya melakukan koordinasi dengan Balai Karantina, tetapi juga meninjau fasilitas laboratorium serta sistem pengawasan karantina hewan, ikan, dan tumbuhan.
Terungkap, Ini Alasan PBSI Kembali Pasangkan Daniel Marthin dengan Leo Rolly Carnando di Ganda Putra

Terungkap, Ini Alasan PBSI Kembali Pasangkan Daniel Marthin dengan Leo Rolly Carnando di Ganda Putra

PBSI ungkap alasan kembali duetkan Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin di sektor ganda putra.
Polisi Ungkap Pelaku di Bekasi Lakukan Tiga Kali Percobaan Siram Air Keras ke Korban

Polisi Ungkap Pelaku di Bekasi Lakukan Tiga Kali Percobaan Siram Air Keras ke Korban

Polisi mengungkap fakta baru dibalik peristiwa penyiraman air keras oleh tiga orang pelaku, ke seorang warga berinisial TW (54), di Jalan Bumi Sani Permai RT 001 RW 014, Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (30/3/2026) sekitar pukul 04.51 WIB.
Bukan Cuma Belanda! Kasus Paspor Kini Merembet ke Liga Belgia usai Royal Antwerp Coret Pemain, Joey Pelupessy Ikut Terdampak?

Bukan Cuma Belanda! Kasus Paspor Kini Merembet ke Liga Belgia usai Royal Antwerp Coret Pemain, Joey Pelupessy Ikut Terdampak?

Kasus paspor pemain diaspora kini merambat ke Belgia. Gyrano Kerk dicoret Antwerp, sementara nasib Joey Pelupessy di Lommel SK mulai jadi sorotan.
Diiringi Suara Monitor Rumah Sakit, Andrie Yunus Tegaskan akan Terus Berjuang: Teror Itu dari Orang-Orang Pengecut!

Diiringi Suara Monitor Rumah Sakit, Andrie Yunus Tegaskan akan Terus Berjuang: Teror Itu dari Orang-Orang Pengecut!

Aktivis KontraS, Andrie Yunus memberikan pesan dari dalam kamar rumah sakit tempatnya dirawat usai peristiwa teror penyiraman air keras beberapa waktu lalu.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT