- Facebook/MotoGP
Gagal di Kualifikasi dan Sprint Race, Marc Marquez Sudah Keluhkan Hal Ini soal Motor Ducati
Jakarta, tvOnenews.com - Marc Marquez mengawali musim MotoGP 2026 dengan langkah yang tak terlalu bagus.
Setelah gagal merebut pole position di sesi kualifikasi, The Baby Alien juga harus rela kembali gagal di sesi sprint race.
Marquez yang bersaing di posisi depan harus turun satu peringkat setelah mendapat penalti pada Sabtu (28/2/2026) sore WIB.
Sebelumnya, Marc Marquez sendiri sudah bicara terang-terangan soal kesiapannya jelang tampil di seri pembuka.
Sejak Kamis, Marquez sudah mengungkapkan bahwa ia memulai musim dengan paket aerodinamika Ducati spesifikasi 2024.
Keputusan itu diambil agar motor lebih nyaman dan tidak terlalu membebani bahu kanannya, yang mengalami cedera parah pada MotoGP Indonesia Oktober lalu di Sirkuit Mandalika.
“Saya perlu meningkatkan diri saya sendiri,” kata Marquez.
“Saya harus terus bekerja pada gaya balap saya. Saat ini saya belum membalap secara otomatis.
“Jadi, kita lihat apakah besok saya bisa membuat satu langkah maju. Tapi untuk saat ini, terlihat Aprilia dan Marco sangat cepat di sini."
“Untuk beberapa alasan, mereka bisa membuat ban dengan casing berbeda yang kami gunakan di sini dan juga di Mandalika bekerja dengan sangat baik.”
Marquez juga sempat mengalami momen menegangkan pada sesi sore. Ia berada di luar 10 besar yang menjadi batas aman untuk lolos langsung ke Q2, sementara rintik hujan mulai mengancam lintasan.
Pada akhirnya, ia berhasil masuk 10 besar. Namun, Marquez mengakui Ducati cukup beruntung karena tidak harus menempatkan dua pembalap tim pabrikan di Q1, menyusul rekan setimnya, Francesco Bagnaia, yang hanya finis di posisi ke-15.
“Ya, itu sesi yang sulit, terutama di akhir, karena pada satu momen saya berada di luar Q2 karena kami memulai practice dengan ban medium (belakang); kami mengambil sedikit risiko di sana,” jelasnya.
“Tapi kemudian, ketika saya melihat sudah berada di posisi kelima, saya menjadi lebih tenang. Lalu kami bisa melakukan time attack terakhir dengan baik."
“Tapi memang benar, saat ini kami harus terus bekerja karena Marco Bezzecchi selangkah lebih maju dibanding semua pembalap lain.