- Instagram/Valentino Rossi
Potensi Rebut Gelar Juara di MotoGP 2026, Valentino Rossi Sebut Marco Bezzecchi Pembalap Terbaik VR46 Saat Ini
Jakarta, tvOnenews.com - Legenda MotoGP, Valentino Rossi, memberikan pujian tinggi kepada salah satu anak didiknya, Marco Bezzecchi.
Menurut Rossi, Bezzecchi saat ini menjadi pembalap paling menonjol di antara para anggota VR46 Riders Academy, terutama dari segi fokus dan ambisi meraih kemenangan.
- Reuters
Cerita tersebut diungkap Rossi saat menghadiri makan malam bersama para legenda yang tergabung dalam MotoGP Hall of Fame di Valencia, Spanyol, pada November 2025. Percakapan dalam acara tersebut baru dipublikasikan kepada publik pada Rabu (11/3/2026).
Dalam diskusi tersebut, Rossi berbincang dengan dua mantan rivalnya, Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa, mengenai perkembangan para pembalap muda yang ia bina.
Pada musim 2025, Bezzecchi menjalani tantangan baru setelah bergabung dengan Aprilia Racing. Sebelumnya, ia menghabiskan tiga musim bersama VR46 Racing Team dengan motor Ducati.
Keputusan tersebut awalnya menimbulkan tanda tanya, tetapi Bezzecchi justru tampil impresif sepanjang musim.
Ia beberapa kali terlibat duel sengit dengan Marc Márquez dan berhasil menutup musim di posisi ketiga klasemen akhir.
Dalam percakapan tersebut, Rossi juga menjelaskan bahwa dalam sesi latihan bersama akademinya, ia lebih sering memberikan nasihat terkait mental daripada aspek teknis.
“Menurut sudut pandangmu, siapa yang terkuat (di antara para anggota VR46 Riders Academy)? Apakah Pecco (Bagnaia)?” tanya Lorenzo kepada Rossi.
“Saat ini, yang performanya terbaik adalah Bezzecchi,” jawab Rossi.
Komentar tersebut kemudian ditanggapi oleh Pedrosa yang mengaku terkesan dengan performa Bezzecchi sejak bergabung dengan Aprilia.
“Dia mengejutkanku dengan Aprilia. Aku tidak merasa dia mengalami kemunduran setelah pergi dari Ducati. Sebab, jika kau datang dari Honda (ke Aprilia), maka jelas kau akan mengalami kemajuan,” ujar Pedrosa.
Rossi pun mengamini pandangan tersebut dan menilai dedikasi Bezzecchi dalam berlatih menjadi salah satu kunci peningkatan performanya.
“Ia dalam performa terbaik. Dialah yang berlatih paling keras. Begitu juga di The Ranch, dia melaju cepat. Dia sangat fokus. Dia ingin menang sekarang juga,” kata Rossi.
Lorenzo juga menilai Bezzecchi menunjukkan rasa lapar akan kemenangan sejak bergabung dengan Aprilia.
Rossi pun kembali menegaskan bahwa pencapaian muridnya itu patut diapresiasi, terutama karena motor Aprilia dinilai masih sedikit tertinggal dari Ducati.
“Menurutku, dia melakukan pekerjaan dengan hebat. Aprilia sedikit lebih buruk daripada Ducati. Jadi, mengalahkan Marquez dengan motor yang lebih buruk? Mustahil,” ujar Rossi.
Selain kecepatan, Rossi juga memuji kemampuan teknis Bezzecchi dalam memberikan masukan kepada tim.
“Apakah kau tahu? Dia punya sensasi yang hebat. Dia sangat sensitif dalam memberikan umpan balik kepada para insinyur. Sebab, gaya balapnya sangat agresif, tapi dia paham apa yang dilakukan motornya. Itu penting untuk Aprilia,” pungkas Rossi.
(aes)