news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Marc Marquez di sesi sprint race MotoGP Brasil 2026.
Sumber :
  • Reuters/Adriano Machado

Marc Marquez Ungkap Biang Kerok Gagal Podium di MotoGP Brasil 2026

Marc Marquez harus puas finis di posisi keempat pada MotoGP Brasil, Senin (23/3/2026) setelah sebelumnya difavoritkan meraih kemenangan usai juarai sprint race.
Senin, 23 Maret 2026 - 11:32 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Marc Marquez harus puas finis di posisi keempat pada MotoGP Brasil, Senin (23/3/2026) setelah sebelumnya difavoritkan meraih kemenangan usai menjuarai sprint race.

Alih-alih bersaing di barisan terdepan, juara dunia tersebut justru finis 4,1 detik di belakang pemenang balapan, Marco Bezzecchi, yang bersama Jorge Martin membawa Aprilia Racing meraih finis satu-dua. 

Marco Bezzecchi kembali finis terdepan di MotoGP Brasil 2026
Sumber :
  • Reuters

Hasil ini sekaligus membuat Ducati kembali gagal meraih kemenangan setelah sebelumnya juga kalah pada seri pembuka di Thailand.

Marquez terlibat duel sengit dengan sesama pembalap Ducati, Fabio Di Giannantonio. Ia menilai peluang podium sebenarnya terbuka, namun kesalahan yang dilakukannya menjadi faktor penentu.

Pada salah satu bagian lintasan dengan kondisi aspal yang mulai terlepas, Marquez sempat kehilangan ritme. Momen tersebut dimanfaatkan Di Giannantonio untuk mengambil posisi dalam duel langsung mereka.

Meski gagal naik podium, Marquez tetap menilai akhir pekan di Brasil berjalan cukup positif.

“Saya senang dengan balapan saya. Saya merasa semakin baik sedikit demi sedikit. Kami tahu di mana letak masalah kami dan akan memperbaikinya. Jika melihat keseluruhan akhir pekan dan poin yang didapat, ini adalah akhir pekan yang baik,” ujar Marquez.

Namun demikian, ia mengakui belum sepenuhnya puas dengan hasil tersebut.

“Jika Anda tidak naik podium, Anda tidak akan pernah benar-benar puas. Tapi jika melihat kombinasi sprint dan balapan hari ini, kami mendapatkan poin yang penting,” katanya.

Marquez juga mengungkapkan bahwa karakter sirkuit menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi kondisi bahunya yang masih dalam pemulihan.

“Sirkuit ini sempat membuat saya khawatir karena banyak tikungan panjang ke kanan. Podium sebenarnya mungkin hari ini, tetapi saya membuat kesalahan di tikungan dengan aspal yang mulai terlepas. Saya hampir kehilangan bagian depan karena terlalu memaksakan. Selain itu, ini adalah akhir pekan yang cukup baik,” jelasnya.

Kondisi lintasan yang sulit sebenarnya sudah ia rasakan sejak sebelum start. Saat lap menuju grid, Marquez menyadari adanya bagian aspal yang tidak stabil, yang kemudian membuat jarak balapan dikurangi menjadi dua pertiga dari rencana awal.

“Kondisinya masih cukup layak untuk balapan. Tetapi ketika melewati bagian tersebut di racing line, sangat licin. Pada lap itu, roda depan saya sempat selip dan saya melebar ke arah kerb. Saya memutuskan untuk tidak terlalu memiringkan motor. Saya tahu Diggia ada tepat di belakang. Namun finis keempat lebih baik daripada terjatuh,” ungkapnya.

Selain itu, Marquez menilai manuver menyalip di sirkuit Brasil sangat sulit dilakukan.

“Ini salah satu lintasan tersulit untuk menyalip. Ketika Diggia menyalip saya dengan block pass, kami melebar dan Martin bisa masuk. Saat saya melakukan hal yang sama, kami juga melebar. Tapi itu satu-satunya cara untuk menyalip di lintasan ini,” ujarnya.

Meski hasil belum maksimal, Marquez memberikan kabar positif terkait kondisi fisiknya.

“Saya tidak merasa terlalu baik di Thailand, tetapi di sini lebih baik. Saya berharap bisa terus meningkat sedikit demi sedikit,” katanya.

Sementara itu, terkait performa kuat Aprilia, Marquez memberikan penilaian singkat. Rider asal Spanyol itu mengakui Marco Bezzecchi dan Jorge Martin memang tampil kuat di Brasil.

“Mereka (Marco Bezzecchi dan Jorge Martin) tampil sangat baik saat ini," tukas rekan satu tim Francesco Bagnaia tersebut.

(aes)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:50
11:46
13:17
04:14
05:49
11:46

Viral