news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Maverick Vinales hanya finis ke-18 saat tampil di MotoGP Brasil 2026.
Sumber :
  • Reuters

KTM Melempem di Brasil, Maverick Vinales Ungkap Masalah Utama Motor RC-16

Maverick Vinales kembali mengalami akhir pekan sulit pada MotoGP Brasil 2026 di Goiania, akhir pekan kemarin.
Kamis, 26 Maret 2026 - 18:01 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Maverick Vinales kembali mengalami akhir pekan sulit pada MotoGP Brasil 2026 di Goiania, akhir pekan kemarin.

Rider KTM itu harus puas finis di posisi terakhir, yakni ke-18, dengan selisih hingga 36,4 detik dari pemenang.

Marco Bezzecchi kembali finis terdepan di MotoGP Brasil 2026
Sumber :
  • Reuters

Sejak awal balapan, Vinales tidak pernah berada dalam persaingan perebutan poin. Ia juga sudah menghadapi kendala sejak sesi sebelumnya, mulai dari hanya mampu start dari posisi ke-20 hingga mengalami kecelakaan saat sprint race pada Sabtu.

Secara keseluruhan, performa KTM di Brasil memang jauh dari harapan. Padahal, mereka sempat menunjukkan potensi besar di seri pembuka di Thailand, ketika rekan setimnya Pedro Acosta sempat memimpin klasemen.

Meski hasilnya buruk, Vinales tetap mencoba melihat sisi positif. Ia tampil cukup tenang saat berbicara kepada media, meski belum meraih satu pun poin dari dua seri awal musim ini.

Untuk diketahui, Vinales menggunakan spesifikasi motor yang berbeda dibandingkan pembalap KTM lainnya di MotoGP Brasil 2026 kemarin. 

Motor RC16 miliknya memakai winglet samping, sementara tiga pembalap KTM lain menggunakan sayap di bagian belakang jok.

“Jelas, hal paling cerdas adalah mengikuti yang lain agar bisa mengumpulkan lebih banyak data dan berkembang. Tapi saat ini kami harus fokus pada diri sendiri dan mencoba menemukan ritme yang baik lagi," ujar Vinales dilansir dari laman Speedweek.

"Saya rasa akhir pekan ini cukup positif di beberapa aspek, jadi saya cukup puas. Tapi masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan, tidak hanya pada motor, tetapi juga pada diri saya. Ini kombinasi keduanya,” lanjjtnya

Salah satu kelemahan utama terlihat saat menggunakan ban belakang tipe lunak. Vinales mengaku kesulitan mengendalikan motor, terutama saat masuk tikungan.

“Saya tetap merasa ini akhir pekan yang positif. Balapan berjalan seperti itu, tetapi kami memahami bahwa, terutama dengan ban belakang yang lebih lunak, bagian belakang mendorong roda depan ke depan secara signifikan," kata Vinales lagi.

"Ini membuat motor sangat sulit dibelokkan dan juga memengaruhi feeling. Bahkan saat saya mengerem terlambat, saya tetap melebar. Saya seperti bertarung dengan motor di setiap meter lintasan,” jelasnya.

Masalah tersebut terus muncul sepanjang akhir pekan. Vinales menyebut kombinasi paket motor dan komponen saat ini membuat performanya sangat sensitif terhadap penggunaan ban lunak.

“Solusi paling cerdas adalah mengikuti arah pengembangan yang lain agar kami tidak terlalu sensitif saat menggunakan kompon lunak,” katanya.

Menariknya, saat tes pramusim di Sepang, ia justru merasa cukup nyaman dengan setelan serupa. Namun kondisi balapan yang tidak ideal di Goiania membuat semuanya tidak berjalan sesuai harapan.

“Masalah utamanya adalah bagian belakang mendorong roda depan, dan saya tidak bisa membangun kecepatan di tikungan. Lalu saya terlalu cepat membuka gas dan semuanya jadi berantakan. Start juga sangat sulit. Kami benar-benar harus memperbaiki itu,” ujar Vinales.

Meski hasil belum memuaskan, Vinales sudah mengalihkan fokus ke seri berikutnya di Austin.

“Kami harus datang ke Austin dengan motivasi penuh dan mencoba keluar dari situasi ini,” katanya.

Dari sisi strategi, situasi di Brasil juga sempat membingungkan setelah adanya perubahan jarak balapan secara mendadak menjelang start. Rekan setimnya, Enea Bastianini, terlihat kesal, namun Vinales memilih tetap tenang.

“Kami mengganti ban. Mungkin itu lebih buruk, saya tidak tahu. Dengan ban medium pagi tadi, saya bisa konsisten di 1 menit 18,5 detik. Ini selalu jadi perjudian,” ujarnya.

(aes)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:55
01:36
04:14
01:26
05:42
01:15

Viral