news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pembalap Red Bull, Max Verstappen.
Sumber :
  • Facebook/Oracle Red Bull Racing

Max Verstappen dengan Jujur Mengaku Kalau Ia yang Minta Gianpiero Lambiase Tinggalkan Red Bull dan Pindah ke McLaren

Juara dunia F1 empat kali, Max Verstappen, mengaku ikut mendorong Race Engineer andalannya, Gianpiero Lambiase menerima pinangan rival utama mereka, McLaren.
Selasa, 21 April 2026 - 18:23 WIB
Editor :

tvOnenews.com - Juara dunia F1 empat kali, Max Verstappen, mengaku ikut mendorong Race Engineer andalannya, Gianpiero Lambiase menerima pinangan rival utama, McLaren.

Pekan lalu, Gianpiero Lambiase diumumkan akan meninggalkan Red Bull Racing pada 2028 untuk bergabung dengan McLaren.

Lambiase menjadi figur kunci terbaru yang hengkang dari Milton Keynes, mengikuti jejak Rob Marshall dan Will Courtenay ke tim asal Woking.

Max Verstappen dan Gianpiero Lambiase
Sumber :
  • Facebook/Red Bull Racing

Kabar ini memicu spekulasi masa depan Max Verstappen, yang sebelumnya mengkritik regulasi baru dan sempat mengisyaratkan peluang pensiun dari F1.

Dalam sebuah kesempatan, Max Verstappen mengungkap Lambiase meminta nasihat sebelum menerima tawaran tersebut.

“Dia memberitahu saya tawaran seperti apa yang dia terima. Saya berkata: ‘Anda akan bodoh jika tidak menerimanya,’” kata Verstappen.

“Kami telah mencapai segalanya bersama dan kemudian dia mendapatkan tawaran yang fantastis, terutama dengan menimbang keluarganya dan keamanan yang akan diberikannya," lanjutnya.

“Dia meminta persetujuan saya, bisa dibilang begitu, dan saya mengatakan kepadanya bahwa dia benar-benar harus melakukannya. Dia benar-benar ingin mendengar itu dari saya.” tambah Max Verstappen.

Pembalap Red Bull, Max Verstappen
Sumber :
  • Facebook/Oracle Red Bull Racing

Ayah Verstappen, Jos Verstappen, juga menyebut keluarga mereka sudah lama mengetahui rencana tersebut.

“Kami sudah tahu sejak lama, dan kami juga tahu kapan itu akan terjadi,” kata Jos Verstappen.

“Kami masih punya waktu satu setengah hingga dua tahun lagi untuk bekerja dengannya. Ini adalah kesempatan besar baginya, jadi kami mengerti. Kami juga menyuruhnya untuk melakukannya dan meraihnya dengan kedua tangan. Setelah itu, terserah Red Bull untuk menggantikannya. Kita lihat saja nanti.” tutupnya.

(akg)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:15
05:13
01:54
02:04
01:04
05:37

Viral