- REUTERS/Jon Nazca
Rekor Kemenangan Beruntunnya Harus Terhenti di MotoGP Spanyol 2026, Marco Bezzecchi: Saya Lebih Suka Finis Pertama!
tvOnenews.com - Pemimpin klasemen MotoGP 2026, Marco Bezzecchi, tak melihat perubahan tekanan meski rentetan kemenangannya terhenti di Sirkuit Jerez.
Rider pabrikan Aprilia itu membuka musim dengan dominan, memenangi tiga seri awal berturut-turut.
Rangkaian itu memperpanjang total kemenangannya menjadi lima balapan beruntun sejak Portugal dan Valencia musim lalu.
Ia juga mencatat 121 lap memimpin balapan tanpa putus, melampaui catatan lama milik Jorge Lorenzo pada 2015.
- REUTERS/Jon Nazca
Catatan impresif tersebut akhirnya berhenti di Sirkuit Jerez, ketika Bezzecchi tak memimpin satu lap pun pada grand prix.
Kemenangan diambil alih Alex Marquez dari Gresini, sementara Bezzecchi harus puas finis kedua pada balapan utama MotoGP Spanyol 2026.
Ini menjadi ujian nyata pertama musim ini bagi sang pemuncak klasemen, meski hasil akhirnya tetap solid.
Meski begitu, berakhirnya rekor kemenangan itu tak menjadi tekanan bagi Marco Bezzecchi.
“Tidak, tetapi saya lebih suka finis pertama dan semua orang bertanya kepada saya, 'Anda telah menghasilkan 20 juta secara beruntun'. Namun pada akhirnya, tekanannya tetap sama.” kata Marco Bezzecchi.
“Maksud saya, ketika Anda berada di grid pada hari Minggu, Anda merasakan banyak tekanan, bahkan ketika Anda memulai dari posisi terakhir di grid, karena sensasi yang Anda rasakan di dalam tubuh Anda selalu sama dari balapan mini bike pertama hingga balapan MotoGP terakhir," tambahnya.
“Jadi, tentu saja, itu adalah momen yang luar biasa bagi saya, tiga balapan pertama, memimpin di setiap putaran. Namun, wajar jika pada suatu titik ini akan berakhir. Untungnya, kami mengakhirinya dengan baik, dan juga menampilkan balapan yang bagus hari ini.” lanjutnya.
“Semoga kita bisa mempertahankan level ini.” tutup Bezzecchi.
Meski sempat jatuh di Sprint, Bezzecchi tetap memperlebar jarak poin menjadi 11 angka atas rekan setimnya, Jorge Martin.
(akg)