- Jerome Miron-Imagn Images via REUTERS
Manajer Yamaha Tak Menyangka Peralihan Motor Bermesin Inline ke V4 Tidak akan Sesulit ini, Menurutnya...
tvOnenews.com - Manajer Yamaha, Massimo Meregalli, mengakui kalau mereka menghadapi tantangan besar dalam proyek motor V4 di MotoGP 2026.
Pabrikan asal Jepang itu menjalani era baru setelah meninggalkan mesin Inline4 yang sebelumnya digunakan selama bertahun-tahun.
Yamaha berharap konsep V4 mampu membawa mereka kembali bersaing di papan atas MotoGP.
- Jerome Miron-Imagn Images via REUTERS
Namun, kenyataan di lintasan belum sesuai ekspektasi tim pada awal musim ini.
Dalam empat seri pertama MotoGP 2026, Yamaha hanya mengoleksi 14 poin.
Jumlah tersebut jauh menurun dibanding raihan 42 poin pada periode yang sama musim lalu.
Situasi itu membuat Fabio Quartararo frustrasi dengan perkembangan motor anyar Yamaha.
Pembalap asal Prancis tersebut bahkan dikabarkan bakal bergabung dengan Honda mulai musim 2027.
Di sisi lain, Yamaha disebut sukses mengamankan jasa Jorge Martin dan Ai Ogura untuk musim mendatang.
Kesulitan Yamaha semakin terlihat pada MotoGP Spanyol di Jerez beberapa waktu lalu.
Padahal, musim sebelumnya Yamaha mampu tampil kompetitif dan naik podium di sirkuit tersebut.
Di MotoGP Spanyol 2026, Quartararo justru tertinggal hingga 30 detik dari pemimpin balapan
Berbicara usai tes Jerez, Meregalli mengakui proses adaptasi motor V4 berjalan lebih rumit dibanding perkiraannya.
“Tentu saja, kami sadar itu tidak akan mudah,” katanya.
“Harus saya akui bahwa saya pikir itu akan sedikit lebih mudah." lanjutnya.
“Sayangnya, kami menghadapi jalan yang mungkin tidak kami duga, yang sedikit memperlambat proses pengembangan." terang Meregalli.
Meski begitu, Yamaha tetap percaya perkembangan positif akan mulai terlihat pada paruh kedua musim ini.
“Kita semua sadar, sejak kita memulai musim ini, kita berpikir - dan kita telah membicarakannya secara internal bahwa bagian pertama akan menuntut dan sulit.” kata Meregalli.
“Tetapi kami masih percaya bahwa di bagian kedua kita mungkin akan mulai melihat hasil yang berbeda.” tutupnya.
(akg)