- Facebook/MotoGP
19 dari 22 Rider Minta MotoGP Qatar 2026 Dibatalkan! Terungkap Tiga Nama yang Ingin Balapan di Qatar Tetap Berjalan
tvOnenews.com - Sebanyak 19 dari 22 rider MotoGP dilaporkan menandatangani surat yang meminta penyelenggara membatalkan MotoGP Qatar 2026 akhir pekan ini.
Surat tersebut kabarnya telah diserahkan kepada MotoGP Group pada hari Minggu lalu. Para rider meminta jaminan tanggung jawab penuh jika balapan tetap digelar dan terjadi sesuatu.
Namun, tiga nama memilih tidak membubuhkan tanda tangan. Menurut jurnalis Spanyol, Mela Chercoles, mereka adalah Marco Bezzecchi, Ai Ogura, dan Johann Zarco.
- MotoGP.com
Alasan ketiganya tidak ikut menandatangani surat tersebut belum diketahui secara pasti.
Sementara itu, Ogura menegaskan bahwa dirinya siap menjalankan tugas sebagai pembalap apabila balapan tetap berlangsung.
"Sejujurnya, saya tidak terlalu peduli. Maksud saya, saya seorang pembalap: jika ada balapan, tugas saya adalah membalap. Jadi, bagi saya, situasinya cukup sederhana. Kita lihat saja nanti." ujar Ogura dikutip dari laman Crash.
Marco Bezzecchi juga menyatakan kepercayaannya terhadap pihak penyelenggara dalam menjaga keselamatan para pembalap.
"Dari sisi saya, saya sangat mempercayai pihak penyelenggara. Mereka telah mengelola kejuaraan ini selama bertahun-tahun dan selalu mengutamakan keselamatan kami. Contoh nyatanya bisa kita lihat di Phillip Island pekan lalu." kata Bezzecchi.
- Facebook/MotoGP
"Jadi, begini. Saya tidak menghakimi siapa pun atas keputusan mereka; bagus jika setiap orang memiliki keputusannya masing-masing. Jadi, misalnya, jika ada anggota tim yang tidak ingin ikut, bagi saya itu bukan masalah. Saya setuju saja. Bagi saya, itu tidak masalah." lanjutnya.
Di sisi lain, Yamaha sudah memastikan tidak mengikuti seri Qatar. Keputusan tersebut membuat empat pembalap dari pabrikan itu absen.
MotoGP juga dikabarkan menyiapkan sanksi bagi pihak yang melakukan boikot. Sementara itu, sejumlah rider masih menunda keberangkatan menuju Losail.
(akg)