News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

RS Mayapada Ungkap Kondisi Kesehatan David Ozora setelah Tiga Pekan Lebih Dirawat Akibat Dianiaya Mario Dandy

Kondisi kesehatan David Ozora (17) korban penganiayaan berat oleh Mario Dandy Satriyo mulai menunjukkan perkembangan yang positif usai lebih tiga pekan dirawat.
Sabtu, 18 Maret 2023 - 18:44 WIB
Jonathan Latumahina ungkap kondisi anaknya David Ozora yang mulai membaik dan sudah bisa makan di rumah sakit.
Sumber :
  • Twitter: @seeksixsuck

Jakarta, tvOnenews.com - Kondisi kesehatan David Ozora (17) korban penganiayaan berat oleh Mario Dandy Satriyo mulai menunjukkan perkembangan yang positif usai lebih tiga pekan menjalani perawatan intensif di RS Mayapada, Kuningan, Jakarta Selatan. 

Kuasa Hukum David Ozora, Mellisa Anggraini mengatakan kliennya mulai menunjukkan perkembangan positif secara motorik usai dianiaya Mario Dandy Satriyo anak eks Pejabat Pajak Kemenkeu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya sang korban mulai dapat berdiri dengan baik saat mengikuti terapi kesehatan yang diberikan oleh tim dokter. 

"Kesadaran kuantitatif (motorik) menunjukan tingkat kenormalan tinggi, dimana pada terapi tilting table sudah bisa berdiri dengan baik, ototnya mampu menopang tubuhnya dengan baik," kata Mellisa saat dikonfirmasi awak media, Jakarta, Sabtu (18/3/2023).

Mellisa menuturkan untuk kesadaran secara kualitatif atau kognitif sang korban mulai dapat menerima perintah secara sederhana. 

Bahkan, perkembangan itu turut serta diikuti dengan korban yang mulai dapat mengucapkan kata-kata secara singkat. 

"Kesadaran kualitatif (kognitif) mengalami progres dimana hari ini sudah bisa menerima perintah sederhana seperti buka mulut, tegakan tubuh, kedip dua kali, mengatakan iya dan lain-lain," ungkapnya. 

Kendati demikian, kata Mellisa hingga saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU RS Mayapada. 

"Saat ini masih terus dilakukan stimulasi kesadaran kognitif oleh tim dokter RS Mayapada di ICU," katanya. 

Motif Penganiayaan Ditengarai Kesal 

Pihak kepolisian menetapkan status tersangka terhadap Mario Dandy Satrio anak eks pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan terkait aksi penganiayaannya terhadap seorang pelajar bernama David (17). 

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Ade Ary Syam mengatakan aksi penganiayaan yang dilakukan pelaku bermotif cemburu akibat sang kekasih berinisial A sempat diperlakukan tidak baik oleh korban. 

Perlakuan tersebut dilakukan David saat A masih menjalin hubungan dengan korban sebelum bertemu dengan Mario. 

"Kejadian kekerasan terhadap anak ini berawal dari adanya informasi yang diterima oleh tersangka dari Saudari A. Saudari A menyatakan ke tersangka bahwa telah dilakukan perbuatan yang tidak baik kepada Saudari A," kata Ade Ary dalam konferensi persnya, Jakarta, Rabu (22/2/2023).

Ade Ary menuturkan kala itu Mario berupaya menghubungi korban untuk memastikan perbuatan yang dilakukannya saat menjalin hubungan dengan kekasihnya kala itu. 

Namun upaya tersebut tak berbuah hasil hingga Mario memilih cara lain untuk dapat bertemu dengan David. 

Cara tersebut dengan meminta A untuk kembali menghubungi korban yang telah berstatus sebagai mantan kekasih. 

"Kemudian atas informasi tersebut beberapa hari sebelum kejadian tersangka mencoba mengkonfirmasi hal tersebut kepada korban. Kemudian korban tidak menjawab dan tidak bisa bertemu. Akhirnya pada tanggal 20 Februari (2023) saksi A itu menghubungi lagi korban dan menyatakan ingin mengembalikan kartu pelajar milik korban," katanya. 

Upaya tersebut pun berbuah hasil usai A membujuk korban untuk bertemu pada sebuah lokasi. 

Saat itu korban langsung memberikan lokasi tempat pertemuan tersebutkepada sang kekasih yang juga menyampaikan informasi itu kepada pelaku. 

Lantas pelaku bersama sang kekasih dan seorang temannya yang berinisial S menuju lokasi keberadaan dari korban menggunakan mobil mewah Jeep Hitam. 

"Kemudian korban menyampaikan bahwa saat ini korban sedang berkunjung ke rumah temannya saudara R di sekitar TKP di Komplek Grand Permata di Ulujami. Kemudian tersangka dengan menggunakan kendaraannya bersama saksi A dan saksi S mendatangi ke arah korban yang sedang berada di rumah temannya," ungkapnya. 

"Sampai di belakang mobilnya tersangka, kemudian terjadi keributan. Tersangka mengkonfirmasi apakah benar korban telah melakukan perbuatan yang tidak baik kepada saksi A, terjadi perdebatan," sambungnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak kunjung usai perdebatan antar kedua belah pihak, pelaku pun melayangkan bogem mentah bertubi-tubi ke tubuh korban hingga tersungkur. 

"Akhirnya terjadi peristiwa kekerasan pada anak dengan cara pelaku menendang kaki korban sehingga korban terjatuh. Kemudian pelaku memukul korban berkali-kali menggunakan tangan kanan pelaku. Kemudian saat korban sudah terjatuh, pelaku menendang kepala korban. Kemudian menendang perut korban," pungkasnya. (raa/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wakili Bahlil Lahadalia, Eks Menpora Resmi Tutup Munas ke-X AMPI

Wakili Bahlil Lahadalia, Eks Menpora Resmi Tutup Munas ke-X AMPI

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo resmi menutup Musyawarah Nasional (Munas) X Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI).
Pelatih Beberkan Kunci Kemenangan Bintang/Sofyan dari Pasangan China di Perempat Final Voli Pantai Asian Games 2026

Pelatih Beberkan Kunci Kemenangan Bintang/Sofyan dari Pasangan China di Perempat Final Voli Pantai Asian Games 2026

Pelatih Voli Pantai putra Indonesia, Andi Ardiansyah, ungkap kunci kemenangan pasangan Bintang Akbar/Sofyan Rachman Effendi di perempat final Asian Games 2026.
Ray Rangkuti soal G30S: Perbedaan Pendapat Jangan Diselesaikan dengan Senjata, tapi Dialog

Ray Rangkuti soal G30S: Perbedaan Pendapat Jangan Diselesaikan dengan Senjata, tapi Dialog

Ray Rangkuti mengingatkan peringatan G30S harus menjadi pelajaran demokrasi: perbedaan pendapat tidak diselesaikan dengan senjata, tetapi melalui dialog dan
Muhammadiyah Desak Label Non Halal untuk Rokok dan Vape, Ini Alasannya

Muhammadiyah Desak Label Non Halal untuk Rokok dan Vape, Ini Alasannya

Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah bersama Jaringan Pengendalian Tembakau Muhammadiyah (MTCN) mengambil langkah taktis mendatangi BPJPH
Tinju Dunia: Tyson Fury Ungkap Drama Jelang Duel Lawan Anthony Joshua di Kelas Berat

Tinju Dunia: Tyson Fury Ungkap Drama Jelang Duel Lawan Anthony Joshua di Kelas Berat

Petinju kelas berat, Tyson Fury mengungkapkan drama yang terjadi jelang duel melawan Anthony Joshua di perebutan gelar juara kelas berat.
3 Pemain Ini Diprediksi Bisa Beri Kejutan di Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh, John Herdman Berani Pasang?

3 Pemain Ini Diprediksi Bisa Beri Kejutan di Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh, John Herdman Berani Pasang?

Timnas Indonesia menghadapi Bangladesh di laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Tiga pemain berpeluang mencuri perhatian dan menjadi kejutan bagi John Herdman.

Trending

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Rabu (30/9/2026) pukul 04.00 WIB. Tim Indonesia masih tertahan meski berhasil meraih satu medali emas dari cabor bulu tangkis.
Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Thom Haye mendapatkan kartu merah langsung di menit 37 yang membuat Timnas Indonesia hanya mencatat hasil imbang di laga Vs Malaysia. 
6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

Berikut ini enam zodiak yang diprediksi bakal paling beruntung soal karier pekerjaan besok, 1 Oktober 2026, cek adakah zodiak milikmu.
KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

Kasus CSR BI-OJK terkait dugaan korupsi dalam penyaluran dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Selengkapnya

Viral