News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Indahnya Lembah Purba, Tempat Wisata di Kawasan Taman Nasional Sukabumi

Untuk menuju ke Lembah Purba memerlukan perjuangan baik fisik dan mental.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 20 Oktober 2021 - 08:51 WIB
Curug Kembar di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Sukabumi
Sumber :
  • Rizki Gustana

Sukabumi, Jawa Barat - Pengelola Kawasan Wisata Situ Gunung Suspension Bridge mengenalkan tempat wisata minat khusus yang bernama Lembah Purba. Destinasi yang ditawarkan di tempat ini Air Terjun Kembar dan Hutan Zona Inti. Tempat tersebut terdapat pada kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) di Kadudampit, Kabupaten Sukabumi. 

https://thumb.tvonenews.com/images/2021/10/20/616f74802879f-lembah-purba-di-taman-nasional-gunung-gede-pangrango_tvonenews.jpg

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk menuju ke Lembah Purba memerlukan perjuangan baik fisik dan mental, juga finansial yang bisa dibilang mahal supaya bisa ke tempat wisata yang mirip dengan lembah di dalam film Jurassic Park. 

Salah satu guide di Kawasan Situ Gunung  mengakui bahwa untuk dapat menikmati keindahan alam Lembah Purba wisatawan harus merogoh kantong agak dalam. 

"Untuk harga normalnya Rp400 ribu, sekarang ini masa diskon 30% jadi total harga untuk menuju ke Lembah Purba menjadi Rp 280 ribu," ujar Usep Suherlan atau yang akrab dipanggil Mang Ule ini kepada wartawan. 

Dikatakan Ule, bahwa harga tersebut sudah termasuk tiket masuk ke Kawasan TNGGP, tiket jembatan gantung, dan biaya guide. Namun biaya guide bisa sudah termasuk (included) ketika peserta berjumlah 4 orang. Bila kurang dari jumlah itu, maka akan dikenakan biaya guide sebesar Rp300 ribu. 

https://thumb.tvonenews.com/images/2021/10/20/616f75642bb4e-salah-satu-jembatan-di-taman-nasional-gunung-gede-pangrango_tvonenews.jpg

"Yang datang ke Lembah Purba ini dibatasi per hari hanya 50 orang akan tetapi walaupun harganya mahal, peminat untuk ke  sini (Lembah Purba) sangat tinggi hingga banyak yang antre," ujar Ule menambahkan. 

Lebih lanjut Ule mengatakan bahwa Lembah Purba sangat dijaga kealamiannya, dengan berjalan kurang lebih satu jam, pengunjung tidak boleh membuang sampah atau membakar sampah sepanjang perjalanan, maka dari itu disebut wisata minat khusus.

"Sampah harus dibawa pulang kembali, di awal perjalanan diingatkan bahwa bagi yang ingin buang air besar atau kecil, harus segera ketika di meeting point, di sana tidak boleh BAB atau kencing," ujarnya. 

"Rata-rata yang datang ke sini kebanyakan adalah pecinta alam, yang memang menjaga alam bukan merusaknya, sehingga ketika melihat Lembah Purba ini seperti melihat lembah di film Jurassic Park," ujar Ule.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ilham Firdaus, pegiat alam asal Sukabumi ini menuturkan, untuk menuju ke air terjun kembar ini kita harus sadar akan lingkungan, artinya tidak hanya berkunjung, akan tetapi harus diperhatikan sisi lingkungannya, agar tetap lestari.

"Curug kembar ini berada di kawasan inti Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, pengunjung harus menaati aturan yang dikeluarkan oleh pengelola, dengan tujuan lingkungan dan alam akan terjaga kelestarian nya," ungkap Ilham. (Rizki Gustana/act)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

Berikut sepuluh weton yang diramal akan bermandikan keberuntungan cinta pada 28 Juni 2026.
Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Seorang pria tega menyiram bensin ke bagian tubuh sang pacar viral di media sosial. Aksi dugaan penganiayaan ini membuat korban terbakar hidup-hidup di Kalteng.
Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Dominasi yang sempat dipamerkan di awal kompetisi Piala Dunia 2026 mulai runtuh. Akibatnya, hanya segelintir tim-tim tangguh yang mampu bertahan di fase gugur.
Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Kekalahan Norwegia dari Prancis pada laga Grup I Piala Dunia 2026 memicu kritik terhadap sang pelatih. Erling Haaland akhirnya buka suara soal keputusan itu.
Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo meminta seluruh partai politik di ibu kota untuk menanggalkan kepentingan pribadi maupun kelompok demi kesejahteraan masyarakat. 
5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral