News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketika Tapol Merayakan May Day

Hidup penuh tekanan dalam gulag Belanda di Boven Digul tak halangi para tapol merayakan Hari Buruh Internasional. Mereka menyambut May Day dengan pentas kesenian.
Senin, 1 Mei 2023 - 21:50 WIB
Marco Kartodikromo mereportase tapol di Boven Digul merayakan May Day dengan pentas kesenian.
Sumber :
  • Viva

Jakarta, tvOnenews.com - Setiap Hari Buruh Internasional atau May Day tiba, tahanan politik Belanda di Boven Digul merayakannya bak menghadapi lebaran. Seperti diceritakan Mas Marco Kartodikromo, jurnalis pelopor dalam buku Pergaulan Orang Buangan di Boven Digoel, ratusan interniran menyambut May Day dengan sukacita.

Kaum buangan di gulag pemerintah kolonial Belanda merayakan Hari Buruh Internasional dengan menggelar pentas aneka kesenian. Seluruh kegiatan warga binaan di Tanah Merah ditampilkan pada hari bersejarah bagi kaum kiri di seluruh dunia. Pentas gamelan, musik jazz, barongan, liongan, kepanduan, wayang orang, silat, dipentaskan bersamaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penampil dan penontonnya adalah ratusan  tapol yang dikirim pemerintah kolonual Belanda setelah pemberontakan pertama Partai Komunis Indonesia yang gagal pada 1926.

Mas Marco yang ikut dalam gelombang pertama tapol yang dibuang ke Boven Digul akibat tulisan tulizan kritisnya pada pemerintah kolonial, menuliskan reportase perayaan May Day kaum Digulis dengan basah.

"Pada 1 Mei 1928 orang orang itu mengadakan perayaan untuk memperingati Hari Buruh tanggal 1 Mei dan menyelenggarakan berbagai pertunjukan seperti gamelan, musik, barongan, liongan," tulis Marco.

Salah satu pentas yang paling mendapatkan sambutan adalah gamelan yang dibesut seniman Pontjopangrawit. Seperti ditulis dalam buku Gamelan Digul di Balik Sosok Seorang Pejuang karya Margaret J Kartomi, bekas abdi dalem pengrawit pada Keraton Surakarta ini membuat gamelan dengan alat alat seadanya yang kini disebut Gamelan Digul.

Pontjopangrawit membuat bonang dari kaleng kaleng susu, rebab dibikin dari kaleng sarden dan kulit binatang, gong gedhe kemodong dibentuk dari periuk tanah besar. Hebatnya, saat dibunyikan gamelan ini memiliki suara cukup baik dan dapat mengiringi lagu Internasionale, lagu kebangsaan kaum buruh sedunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kebetulan saat perayaan May Day pada 1928 bersamaan dengan kedatangan Kapal Segah yang membawa 98 tapol baru dari Surabaya, Jawa Timur. Lagu Internasionale yang diiringi Gamelan Digul dikumandangkan menyambut warga binaan baru.

Akibat penyambutan yang gegap gempita ini, tapol yang baru tiba harus dijemur di tanah lapang seharian, diminta berjalan jongkok lalu dimasukan ke gudang gabah. Pemerintah kolonial juga menghukum sejumlah insiator perayaan May day termasuk Pontjopangrawit. (bwo) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

KAI Properti mulai mengoperasikan sembilan gardu Jalur Pelintasan Langsung (JPL) pada 9 Oktober 2026.
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Ada beberapa hal yang menjadi sorotan dalam dugaan kasus penipuan emas antara lain puluhan korban melapor, adanya modus sistem pre-order hingga nama artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen terseret.
Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

‎Persija dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan keempat Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026).
Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) memperkuat kemitraan dengan petani tebu melalui program Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL).
Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji menilai gaya membalap menjadi bagian yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi kualifikasi dan balapan Moto2 Mandalika.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Pemerintah Indonesia terus menggenjot pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah melalui program Sekolah Rakyat.
Selengkapnya

Viral