News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rumah Diapit Tambak, Warga di Gresik Ubah Air Payau jadi Air Tawar

Upaya menciptakan air asin menjadi air tawar layak konsumsi itu sudah hampir satu tahun dilakukan pihak BUMDes Desa Kramat, yang selama ini kesulitan mencari sumber air tawar
Selasa, 2 November 2021 - 07:51 WIB
rumah diapit tambak, warga di Gresik ubah air payau jadi air tawar
Sumber :
  • tvone - habib

Gresik, Jawa Timur- Meski Rumah tempat tinggal diapit area tambak, warga Desa Kramat, Kecamatan Duduksampeyan tidak kehabisan akal agar sumber air mereka tidak asin. Warga kini bisa menikmati air bersih, dan air minum tanpa harus membeli air tangki, dengan cara memproduksi air payau menjadi air tawar.

Upaya menciptakan air asin menjadi air tawar layak konsumsi itu sudah hampir satu tahun dilakukan pihak BUMDes Desa Kramat, yang selama ini kesulitan mencari sumber air tawar, karena jalan menuju Desa Kramat, diapit  area tambak dan Desa Kramat berada di tengah-tengah tambak. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Desa membeli alat penyulingan air dan dibangun ditengah tambak berukuran 3 x 5 meter. Alat bernama Reverse Osmosis ( RO) membuat air yang dihasilkan dari sistem penyaringan air, dengan daya saring tinggi, yang tidak hanya mampu menjernihkan, tetapi juga menyaring molekul besar sehingga air aman dikonsumsi, "ujar M.Fauzi Kades Kramat

Menurut Fauzi, Air diambil dari sumur dengan kedalaman 75 meter menggunakan pompa air. Air bakunya air payau, kadar garam tinggi TDS-nya sekitar 4 ribu part per million (ppm), lalu di suling menjadi air bersih. Dihitung menggunakan TDS meter hanya sekitar 523 ppm. Air disuling kembali menjadi air minum TDS-nya sangat rendah 3 ppm. 

"Sejak zaman nenek moyang, air di desanya memang asin. Karena dikelilingi tambak. Jalan penghubung desa baru bisa dilalui kendaraan besar sejak tahun 2001. Saat ini warga tidak perlu merogoh kocek lagi untuk membeli air tangki," sambung Fauzi.

Kini Warga pun berbondong-bondong membawa ember, galon air mineral untuk mendapatkan air bersih yang dikelola BUMDes. Alat penyulingan air dibeli seharga Rp 75 juta itu mampu memenuhi air bersih sebanyak 1.000 liter per hari. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Azamil warga setempat yang datang bersama anak laki-lakinya terlihat senang sambil membawa galon air mineral untuk isi ulang. Meski dirinya harus berjalan kaki karena lokasinya melewati pematang sawah tambak.

"Alhamdulilah ini terobosan di Desa Kramat, senang sekali karena biasanya di desa ini airnya asin. Alhamdulilah enak, airnya segar tidak kalah dengan air minum yang lain," pungkasnya.(M.Habib/rey)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Polres Metro Jakarta Pusat memilih menghentikan penyelidikan kasus dugaan pencurian yang dilaporkan oleh Bangun Paulus Tudungta.
Karyawan Percetakan di Jakpus Disekap Selama 21 Hari, Alami Trauma Fisik Hingga Psikis

Karyawan Percetakan di Jakpus Disekap Selama 21 Hari, Alami Trauma Fisik Hingga Psikis

Polisi mengungkapkan, tiga karyawan percetakan berinisial TS (24), MRJ (20), dan AS (19) yang disekap di tempat kerjanya, di Jalan Kalibaru Timur, Bungur, Senen, Jakarta Pusat, mengalami trauma.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Paraguay

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Paraguay

Jerman melangkah ke babak 32 besar dengan predikat juara Grup E Piala Dunia 2026. Di kubu lawan, Paraguay berhasil mengamankan tiket ke fase gugur sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Karin Novilda alias Awkarin selesai menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam promosi travel umrah Hanania Group, pada Senin (29/6/2026).
6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

Memasuki pekan pertama Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan akan merasakan pergerakan positif dalam sektor keuangan pada periode 1 - 7 Juli 2026. Siapa saja?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Memasuki Rabu, 1 Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memasuki fase yang lebih menjanjikan dalam urusan finansial. Siapa saja mereka yang bercuan deras?

Trending

Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Karin Novilda alias Awkarin selesai menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam promosi travel umrah Hanania Group, pada Senin (29/6/2026).
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Memasuki Rabu, 1 Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memasuki fase yang lebih menjanjikan dalam urusan finansial. Siapa saja mereka yang bercuan deras?
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Paraguay

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Paraguay

Jerman melangkah ke babak 32 besar dengan predikat juara Grup E Piala Dunia 2026. Di kubu lawan, Paraguay berhasil mengamankan tiket ke fase gugur sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Polres Metro Jakarta Pusat memilih menghentikan penyelidikan kasus dugaan pencurian yang dilaporkan oleh Bangun Paulus Tudungta.
Alibi Bos Percetakan Sekap Karyawan di Jakpus: Tuduh Curi Pelat Besi Senilai Rp230 Juta

Alibi Bos Percetakan Sekap Karyawan di Jakpus: Tuduh Curi Pelat Besi Senilai Rp230 Juta

Polisi mengungkap fakta baru dibalik kasus penyekapan tiga karyawan percetakan berinisial TS (24), MRJ (20), dan AS (19) di Jalan Kalibaru Timur, Bungur, Senen, Jakarta Pusat.
Mahkamah Konstitusi Tolak Uji Materi UU Desa: Batas Usia 25 Tahun Calon Kades Tetap Berlaku

Mahkamah Konstitusi Tolak Uji Materi UU Desa: Batas Usia 25 Tahun Calon Kades Tetap Berlaku

Baru-baru ini Mahkamah Konstitusi (MK) tolak pengujian materiil Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (UU Desa) yang minta aturan batas usai calon kades
Karyawan Percetakan di Jakpus Disekap Selama 21 Hari, Alami Trauma Fisik Hingga Psikis

Karyawan Percetakan di Jakpus Disekap Selama 21 Hari, Alami Trauma Fisik Hingga Psikis

Polisi mengungkapkan, tiga karyawan percetakan berinisial TS (24), MRJ (20), dan AS (19) yang disekap di tempat kerjanya, di Jalan Kalibaru Timur, Bungur, Senen, Jakarta Pusat, mengalami trauma.
Selengkapnya

Viral