News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Saat Rakerda PDIP Yogyakarta, Puan Ingatkan Bacaleg Tak Boleh Saling Jelekkan Sesama Kader

Ketua DPR RI sekaligus Ketua Tim Pemenangan Pemilu 2014 PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani memberi pengarahan dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PDIP Daerah Is
Minggu, 11 Juni 2023 - 18:03 WIB
Saat Rakerda PDIP Yogyakarta, Puan Ingatkan Bacaleg Tak Boleh Saling Jelekkan Sesama Kader
Sumber :
  • Istimewa

Yogyakarta, tvOnenews.com - Ketua DPR RI sekaligus Ketua Tim Pemenangan Pemilu 2014 PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani memberi pengarahan dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PDIP Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). 

Ia menyampaikan sejumlah pesan, termasuk untuk merebut kemenangan PDIP DIY dalam Pemilu dan arahan bagi bakal calon legislatif (bacaleg).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rakerda ini digelar di Kantor DPD PDIP DIY yang berada di bilangan Bumijo, Jetis, Yogyakarta, Minggu (11/6/2023). Kegiatan tersebut digelar sebagai tindak lanjut dari Rapat Kerja Nasional  (Rakernas) PDIP yang baru saja digelar beberapa hari lalu untuk persiapan menghadapi Pileg dan Pilpres 2024.

“Sebagai partai pelopor yang disiplin organisasi, maka memang sudah seharusnya Rakernas dilanjutkan dengan Rakerda di seluruh Provinsi,” kata Puan di hadapan kader-kader PDIP DIY.

tvonenews


 
“Sehingga apa yang sudah menjadi arahan Ibu Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Mega, di Rakernas langsung dikumandangkan di seluruh provinsi dan instruksi Ibu Mega langsung dijalankan oleh seluruh pengurus PDI Perjuangan di seluruh Indonesia,” sambungnya.

Puan mengatakan, target yang ditetapkan PDIP untuk Pemilu 2024 adalah kenaikan yang signifikan. Ia pun menanyakan kesiapan kader partai untuk memenuhi target tersebut.
 
“Siap untuk memenuhi targetnya!!? Siap untuk hattrick PDI Perjuangan!!?” tanya Puan.

“Siap,” jawab kader PDIP serentak.
 
“Terimakasih untuk jawabannya yang semangat. Tapi saya perlu mengingatkan bahwa selain dengan semangat yang tinggi. Kita juga perlu punya metode untuk merebut kemenangan, kita harus tetap solid kalau ingin PDI Perjuangan menang hattrick,” lanjut Puan.

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI ini pun mengingatkan tahapan-tahapan Pemilu 2024 yang sudah ada dan akan berlangsung berikutnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Puan juga menyinggung target pemenangan Pemilu di DIY, serta merinci keberhasilan yang telah diraih PDID di provinsi ini termasuk memiliki 2 kader sebagai kepala daerah yaitu Wakil Bupati Bantul Joko Purnomo, dan Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa.

“Di Forum Rakernas, KSB DPD PDI Perjuangan DIY sudah mendengar paparan dari Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPP PDI Perjuangan terkait cara kampanye. Ini yang kemudian perlu dibahas kembali beserta para DPC se-Yogyakarta,” sebutnya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buntut Anak SD Gantung Diri di NTT, DPR RI Desak Audit Pemanfaatan DAK Perlindungan Anak di Daerah

Buntut Anak SD Gantung Diri di NTT, DPR RI Desak Audit Pemanfaatan DAK Perlindungan Anak di Daerah

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko soroti pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK) terkait perlindungan anak, buntut kasus anak bunuh diri...
Buntut Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada NTT, DPR Usul Bansos Khusus Anak: Jangan Lagi Disamaratakan ke Semua

Buntut Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada NTT, DPR Usul Bansos Khusus Anak: Jangan Lagi Disamaratakan ke Semua

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko mengusulkan agar pemerintah mengevaluasi skema bantuan sosial (bansos) yang dikhususkan menyasar anak.
Hadiri Pemakaman Istri Jenderal Hoegeng, Kapolri Ungkap Wasiat Terakhir Eyang Meri Buat Polri

Hadiri Pemakaman Istri Jenderal Hoegeng, Kapolri Ungkap Wasiat Terakhir Eyang Meri Buat Polri

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menghadiri prosesi pemakaman Meriyati Hoegeng atau Eyang Meri, istri mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso.
Mantan Wawako Fitrianti Agustinda Divonis 7,5 Tahun, Korupsi BPPD PMI Palembang

Mantan Wawako Fitrianti Agustinda Divonis 7,5 Tahun, Korupsi BPPD PMI Palembang

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Palembang menyatakan dua terdakwa kasus korupsi pengelolaan Biaya Pengganti Pengolahan Darah (BPPD) di Palang Merah
Tak Puas Cetak Sejarah Hanya dengan Lolos Semifinal Piala Asia Futsal, Hector Suoto Berambisi Kalahkan Jepang

Tak Puas Cetak Sejarah Hanya dengan Lolos Semifinal Piala Asia Futsal, Hector Suoto Berambisi Kalahkan Jepang

Menyingkirkan Vietnam, Timnas Futsal Indonesia untuk pertama kalinya dalam sejarah berhasil menembus empat besar Piala Asia Futsal
Cristiano Ronaldo Unhappy di Al Nassr Gara-gara PIF, Memungkinkan Balik Lagi ke Manchester United?

Cristiano Ronaldo Unhappy di Al Nassr Gara-gara PIF, Memungkinkan Balik Lagi ke Manchester United?

Muncul spekulasi lama yang kembali mencuat: mungkinkah Cristiano Ronaldo pulang ke Manchester United untuk ketiga kalinya? Isu ini bukan sekadar gosip biasa

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT