Prabowo Buka-Bukaan! RI Temukan Cadangan Emas Raksasa di Pegunungan Papua
Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan Indonesia menemukan Cadangan emas dan mineral dalam jumlah besar di wilayah pegunungan Papua. Temuan tersebut, menurut Prabowo, merupakan hasil ekspedisi ilmiah yang baru berlangsung selama dua hingga tiga pekan.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri peluncuran program mandatori biodiesel B50 di Karawang, Jawa Barat. Ia mengatakan laporan mengenai temuan tersebut baru diterimanya beberapa jam sebelum acara berlangsung.
Menurut Prabowo, ekspedisi ilmiah tersebut melibatkan tim dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), sejumlah perguruan tinggi, serta mendapat dukungan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI).
"Saya juga baru dapat laporan, ekspedisi ilmiah kita baru bekerja kalau tidak salah baru berjalan dua atau tiga minggu di pegunungan Papua. Tim dari BRIN dengan beberapa universitas dibantu TNI menemukan cadangan emas dan cadangan mineral-mineral yang sangat besar. Saudara-saudara, masa depan kita sangat baik, sangat cerah," kata Prabowo.
Selain mengungkapkan temuan cadangan emas dan mineral di Papua, Prabowo menyampaikan Indonesia juga kembali menemukan cadangan gas alam dalam jumlah besar di sejumlah wilayah. Salah satu temuan terbaru berada di kawasan Andaman, Aceh, yang disebut memiliki potensi gas cukup besar.
Ia menambahkan pemerintah juga masih memiliki potensi pengembangan energi dari Lapangan Gas Masela di Maluku Barat Daya serta wilayah Natuna. Di samping itu, penemuan ladang gas baru juga dilaporkan terjadi di Kalimantan dan saat ini masih dalam tahap pengembangan.
Prabowo menilai kekayaan sumber daya alam tersebut menjadi modal penting bagi Indonesia untuk memperkuat ketahanan energi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.Â
Menurutnya, potensi sumber daya alam yang dimiliki Indonesia perlu dikelola secara optimal agar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat dan mendukung pembangunan jangka panjang.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menegaskan pentingnya pemberantasan korupsi, penyelundupan, peredaran narkotika, dan praktik perjudian sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola negara dan mendukung pembangunan nasional.